Categories
Tips

5 Cara Mengerem Motor Matic Di Turunan Tajam

Tingkat penggunaan kendaraan bermotor di Indonesia termasuk memiliki pemakaian yang tinggi, terutama pada daerah-daerah padat penduduk dan pemukiman. Tidak dipungkiri, bahwa penggunaan kendaraan saat ini sangat membantu dalam mempercepat dan efisiensi waktu dalam bekerja. Kendaraan yang banyak ditemui di jalanan pada umumnya adalah sepeda motor. Sepeda motor memiliki desain body yang kecil dan ramping sehingga ketika dalam keadaan macet, kita bisa masuk ke sela-sela antara mobil atau beralih ke jalan yang lebih kecil.

Jenis motor ada beberapa, diantaranya adalah motor bebek dan motor matic. Penggunaan motor matic saat ini cukup banyak digunakan oleh masyarakat karena tidak perlu ribet untuk menyalakannya. Selain itu, motor matic juga didesain secara praktis sehingga orang yang menggunakannya tidak merasa kesulitan. Mungkin motor matic memang terdengar mudah untuk di kendarai. Namun, apabila tidak mengerti cara penggunaan yang benar, bisa berisiko untuk terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti terjatuh atau tergelincir.

Dalam berkendara, medan jalan yang dihadapi tidak selalu jalan yang datar atau lurus. Pasti ada titik tertentu yang memiliki tekstur jalan bergelombang maupun menanjak atau terjal turun kebawah. Apalagi di Indonesia. Perlu diketahui bahwa teknik atau cara untuk mengerem pada motor matic berbeda dengan motor bebek biasa. Sehingga, Anda harus tahu cara mengerem pada motor matic yang benar serta cara merawat mesin motor matic supaya awet.

Apabila salah dalam melakukan pengereman, maka akan berisiko untuk jatuh. Terlebih apabila jalanan yang dihadapi merupakan turunan yang curam. Nah, ada beberapa tips dan cara untuk mengontrol rem pada motor matic saat berada pada turunan yang curam. Mari kita simak beberapa informasi berikut.

1. Jangan Kosongkan Gas

Ketika kita menghadapi turunan yang terjal dan curam, pastikan gas yang kita gunakan tidak kosong sama sekali. Hal ini diperlukan agar tidak terjadi kesalahan pada motor. Pada kendaraan motor matic, terdapat persneling yang didesain untuk bekerja secara otomatis. Persneling ini ada hubungannya dengan gas yang kita gunakan. Hubungannya adalah ketika kita mengosongkan gas pada motor matic kita, maka persneling pada motor juga akan kosong.

Ketika persneling ini kosong, maka laju atau kecepatan motor yang dikendarai menjadi tidak terkendali. Maka dari itu, ketika kita menghadapi turunan yang cukup terjal, Anda hanya perlu mengurangi kapasitas gas yang diberikan. Jarak pengereman yang aman juga perlu kamu pertimbangkan. Jangan membiarkannya sampai kosong. Lebih baik gunakan kecepatan 5 hingga 10 km/jam pada medan area seperti ini.

2. Pastikan Posisi Keempat Jari Berada Pada Masing-Masing Handle Rem

Dalam menghadapi medan yang terjal, kita perlu memposisikan keempat jari pada kedua tangan kita pada rem motor. Hal ini kita gunakan untuk mengontrol kecepatan motor pada saat turun. Namun, pastikan juga bahwa jari jempol kita tetap berada pada grip gas motor matic. Jempol kita bisa gunakan untuk mengontrol laju gas agar tidak kosong saat menjalani turunan.

Dalam memegang rem dengan keempat jari tangan, Anda hanya perlu mencengkeram rem hingga dirasa kecepatan yang dibutuhkan sudah sesuai dengan kondisi jalan. Jangan terlalu mencengkeram rem motor karena hal ini malah bisa membuat motor berhenti sehingga motor menjadi tidak seimbang.

3. Prioritaskan Menggunakan Rem Depan Daripada Rem Belakang

Rem depan berfungsi untuk menahan tekanan pada motor pada bagian depan. Sehingga, pada saat motor berada pada turunan yang curam, maka motor akan condong ke depan dan memiliki daya dorong yang lebih kuat. Maka dari itu, peranan dari rem depan pada motor sangat diperlukan untuk menahan dan mengurangi kecepatan motor. Rem belakang pada motor bisa difungsikan untuk penyeimbang motor. Hal ini juga berlaku sebagai cara mengerem yang tepat saat hujan deras melanda.

4. Jangan Lepas Pegangan Rem Sebelum Jalan Turunan Telah Terlewati

Pastikan bahwa Anda tetap memegang pegangan rem hingga turunan jalan benar-benar terlewati. Apabila pegangan rem dilepaskan sebelum turunan jalan terlewati, akan mengakibatkan kecepatan motor menjadi tidak terkendali dan motor menjadi tidak stabil sehingga berisiko akan terjatuh atau tergelincir.

5. Penggunaan Kaki untuk Keseimbangan Motor

Jalanan yang curam akan memberikan kondisi tekanan untuk kebawah lebih besar. Maka untuk menyeimbangkan motor ketika di rem, sebaiknya siapkan kaki Anda untuk menyeimbangkan motor agar tetap berdiri tegak. Sehingga keseimbangan ini tidak akan membuat motor menjadi jatuh.

Nah, itu dia beberapa informasi mengenai hal apa saja yang harus dilakukan untuk menghadapi jalanan yang menurun. Dalam berkendara dengan menggunakan sepeda motor, jangan lupa untuk menggunakan perlengkapan seperti helm dan jaket agar aman dari benda-benda luar. Dan juga jangan lupa untuk membawa kelengkapan surat kendaraan saat bepergian. Untuk bisa menggunakan motor matic dengan baik, ada cara merawat motor matic injeksi yang bisa dilakukan. Selain itu, pelajari juga mengenai cara mengendarai motor matic di tanjakan yang tajam.

Leave a Reply