Sponsors Link

Cara Mengencangkan Rantai Motor Secara Mandiri Untuk Antisipasi yang Wajib Dipahami

Sponsors Link

Seperti yang sudah kita ketahui bersama sobat, bahwasanya rantai motor merupakan salah satu komponen yang satu ini merupakan salah satu komponen yang memiliki peranan dan fungsi yang cukup penting bagi kendaraan anda. Oleh karena itu, sebaiknya keberadaan komponen yang satu ini baiknya harus anda perhatikan dan rawat secara berkala.

ads

Adapun fungsi dari komponen yang satu ini secara umum yakni sebagai komponen yang berfungsi untuk meneruskan putaran mesin, dari counter shaft transmisi ke roda belakang melalui gat atau sprocket, sehingga pada kondisi seperti ini, maka roda belakang akan berputar dan mendorong laju kendaraan. fungsi gearbox pada motor disini memang cukup penting ya sobat.

Hal ini tentunya berhubungan energi panas yang dihasilkan oleh kendaraan anda, nantinya akan dirubah menjadi energi gerak putar oleh poros engkol yang selanjutnya diteruskan ke sistem pemindah tenaga dan juga terakhir akan digunakan untuk menggerakkan roda belakang pada kendaraan .

Oleh karena fungsinya yang sangat penting sobat, anda sebagai pemilik kendaraan tersebut sebaiknya mengerti bahwa melakukan perawatan akan komponen yang satu ini penting untuk anda lakukan. Nah sobat, namun meski demikian masih ada beberapa masalah yang seirng terjadi pada rantai motor ini.

Sebuat saja rantai yang kurang kencang yang pada akhirnya akan berpengaruh pada kenyamanan dan keamanan anda nantinya. Oleh karena itu, penting bagi anda untuk mengetahui berapa bagaimana cara mengencangkan rantai motor secara mandiri untuk antisipasi.
Nah sobat, adapun cara mengencangkan rantai motor secara mandiri untuk antisipasi antara lain adalah sebagai berikut :

  • Pertama, anda harus mengetahui bahwasanya karakter setipa motor tentunya berbeda satu dengan yang lainnya, begitupun dengan rantainya. Oleh karena itu dianjurkan bagi anda untuk mengecek terlebih dahulu ke buku manualnya sebagai refrensi.
  • Kedua, posisikan motor anda pada posisi standard tengah. Hal ini bertujuan agar posisi roda belakang motor anda bisa berputar bebas pada saat proses mengencangkan rantai motor tersebut dimulai. Cari posisi penyetelan tertinggi pada rantai tersebut.
  • Ketiga, kendurkan baut roda belakang dan tariklah roda tersebut ke beberapa milimter secara perlahan, setelah itu kencangkan batu tersbeut kembali yaki untuk mengecek kekencangan dari rantai tersebut. Ukurlah jarak renggang rantai dengan cara menekan bagian bawahnya dengan menggunakan obeng atau jari tangan anda. Atur jarak renggang rantai penggerak yang normal berkisar antara 20 – 30 mm. Rantai yang terlalu kencang akan cepat mengalami keausan, sebaiknya jika kendur akan menimbulkan getaran yang berlebihan. Oleh karena itu settngkah sesuai angka yang sudah dianjurkan ya sobat.
  • Keempat, pastikan anda untuk mematikan tanda penyesuaian setelan rantai antara yang kiri, dan kanan harus sama posisi tandanya. Selain itu, pastikan pula antara sprocket depan dan belakang harus sejajar agar tidak merusak sprocket pada motor anda.
  • Kelima, kencangkan baut dan mur nya.
Sponsors Link

Demikian sobat ulasan yang bisa penulis sajikan buat sobat semua pada postingan kali ini. Semoga ulasan tersebut bisa bermanfaat dan menjadi refrensi tentunya buat anda. Sampai jumpa di lain kesempatan dan jangan lupa untuk terus update perkembangan artikel terbaru selanjutnya Salam otomotif dan salam hangat selalu dari penulis.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Tips

Leave a Reply