Sponsors Link

3 Cara Mengatur Kekencangan Busi Agar Tenaga Mesin Tidak Ngempos

Sponsors Link

Tidak usah diragukan lagi ya sobat, bahwasanya busi merupakan komponen terpenitng dalma sistem pengapian yang terdaapt pada kendaraan roda dua atau motor anda. Adapun komponen yang satu ini berfungsi untuk memercikkan bunga api diruang bakar motor anda.

ads

Adapun bunga api tersebut dibangkitkan oleh coil pengapian yang menghasilkan letikan api pada kedua ujung elektroda busi yang pada akhirnya akan membakar campuran udara bahan bakar serta menggerakkan mesin kendaraan anda. Saat terpasang pada mesin, maka busi memiliki tekanan pembakaran dan temperatur yang sangat tinggi.

Temperatur tersebut bisa mencapai lebih dari 20000 C. Selain tahan terhadap panas maka busi juga harus tahan terhdap getaran. Oleh karena itulah busi ini diciptakan agar tahan terhadap kondisi – kondisi berat tersebut.

Pada umumnya, mesin membutuhkan pemasangan yang tepat dan benar dalma hal mengatur kekencanganya, agar komponen mesin motor anda bertenaga dan tidak ngempos pada saat anda melakukan akselerasi. Oleh karena hal tersebutlah dalam hal pemasangan busi tersebut tidak boleh dilakukan sembarangan.

Karena akan berpengaruh terhadap performa kendaraan anda. Karena block silinder motor tempat busi tersebut bersarang terbuat dari material yang rinkih, maka bila dikendangkan tanpa aturan dan tidak sesuai standar maka akan menyebabkan busi tersebut slek dan tidak bisa mereak alias dol. Jika hal seperti ini terjadi sudah barang tentu akan membuat tenaga mesin anda akan ngempos.

Nah sobat, berikut ini adalah cara mengatur kekencangan komponen busi motor agar tenaga mesin tidak ngempos, antara lain adalah sebagai berikut :

1. Perhatikan Kerenggangan Ulir Busi Tersebut

Yang pertama, anda harus memperhatikan kerenggangan ulir busi motor anda. Pada saat anda mengatur kekencangan dari busi motor anda tersebut, maka hal yang tidak bisa anda lupakan adalah mengenai ulir pada busi tersebut. Ulir ini bisa anda jadikan untuk menyeting seberapa kencang ukuran yang anda butuhkan agar penyetingan atau pengaturan bus tersebut bisa pas.

Pada saat melakukan “ lock “ pada busi tersebut, maka lakukan secara perlahan agar ulir busi tersebut tidak rusak atau “ ngeloss “, karena akan berpengaruh pada tenaga mesin kendaraan anda.

2. Perhatikan Diameternya

Yang kedua, anda juga harus memperhatikan diameter dari busi tersebut. Diamter dalam hal ini bukan hanya diameter dari busi tersebut secara keseluruhan, namun juga diameter dari ulir busi tersebut. Kencangkan busi anda sesuai dengan diameter yang ada secara perlahan, dan jangan sampai membuat kondisi mika tertekan dan pecah karena jika terjadi hal demikian, maka akan berpotensi membuar busi tersebut bocor dan berdamak pada tenaga mesin yang ngempos.

3. Aturlah Sesuai Buku Manual

Yang ketiga, sebelum anda mengatur kekencangan busi tersebut, pastikan anda memperhatikan aturan yang anda pada buku manual motor anda, karena di dalamnya pasti terdapat standarnya.

Sponsors Link

Demikian ulasan yang bisa penulis sajikan buat sobat semua pada postingan kali ini. Semoga ulasan diatas bisa bermanfaat dan menjadi refrensi tentunya buat sobat semua. Kenali terlebih dahulu kerusakan yang terjadi pada motor anda sebelum mengikuti cara – cara yang penulis berikan. Sampai jumpa, salam hangat selalu.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Tips

Leave a Reply