Categories
Tips

Tips Aman Membawa Anak Kecil Saat Berkendara Menggunakan Motor

Seorang ibu haruslah bisa kuat, mandiri, dan juga cerdas dalam setiap aktivitas yang dilakukannya. Hal ini tentunya  sesuai dengan perkembangan zaman yang semakin hari semakian membutuhkan kemandirian. Oleh karena itu sobat, tidak jarang kita lihat di jalanan seorang ibu yang bisa membonceng anaknya, entah itu untuk mengantar sekolah , mengantar jalan –  jalan atau kegiatan yang lainnya yang tidak harus membutuhkan atau mengandalkan ayahnya. Tentunya ibu –  ibu seperti ini adalah ibu yang tanggguh dan mandiri ya sobat. Sebab itu para pengusaha motor juga menciptakan motor yang cocok untuk wanita pendek.

Hal tersebut sebnarnya sah –  saha saja ya sobat, asalkan harus memperhatikan keselamatan dan keamanan pengemudinya maupun yang diboncengnya menggunakan motor yang cocok untuk wanita bertubuh mungil. Sebenarnya bepergian menggunakan motor, itu hal  yang sanat mengasikkan ya sobat, asalkan kita bisa menggunakannya dengan baik dan juga tentunya sesuai dengan aturan. Selain itu, anda juga harus tau dan paham akan tips –  tips agar aman berkendara menggunaoan motor bersama anak anda.

Oke sobat semua, pada kesempatan kali ini, penulis akan memberikan ulasan mengenai tips aman membawa anak kecil saat berkendara menggunakan motor, tentunya dengan berbagai pilihan motor seperti pilihan motor wanita terbaik . Berikut ulasan selengkapnya untuk anda sobat

1. Bonceng Anak Di Belakang Bukan di Depan

Tips yang pertama adalah dengan membonceng anak anda di belakang bukan di depan.  Menurut penelitian yang ada sobat, ternyata membonceng anak di depan itu salah. Dikatakan salah karena apabila terjadi kecelakaan maka yang akan kena atau terluka duluan adalah anak anda. Memang membawa atau membonceng anak di belakang tanpa ada yang memegangnya akan membuat rsa khawatir. Dan sebaiknya, ketika membawa anak dibelakang hendaknya da orang dewasa yang mengawasinya.

2. Gunakan Sabuk Atau Gendongan

Tips yang kedua adalah dengan menggunakan sabuk atau gendongan yang aman dan nyaman untuk anak anda. Ini merupakn point penting yang harus anda perhatikan ya sobat. gendongkan atau ikatkan sabuk tersebut pada anak anda, karena ditakutkan akan tertidur dibelakang sehingga membuatnya ia terjatuh. Oleh karena itu sobat, sebaiknya gunakan sabuk atau gendongan tersebut untuk menjamin keselamatan anak anda, jika memang tidak ada yang mendampinginya di belakang.

3. Pilih Waktu Yang Tepat Untuk Bekendara

Tips yang ketiga adalah dengan memperhatikan waktu yang tepat untuk berkendara tersebut. Waktu yang tepat untuk berkendara dengan menggunakan motor adalah pada saat pagi hari atau pun sore hari. Jangan berkendara apalagi mengajak si kecil pada saat siang hari atau pada saat teriknya matahari ya sobat, karena dampak panas bisa membuat leas dan konentrasi anda maupun akan anda akan berkurang. Namun untuk jarak yang dekat boleh –  boleh saja ya sobat.

4. Gunakan Pakaian Yang Aman dan Nyaman

Tips yang kedua adalah dengan menggunakan pakian yang aman dan nyaman. Jangan menggunakan pakaian yang membuat anda repot, seprti rok mini atau rok super panjang sehingga merepotkan anda nantinya.

Demikianlah ulasan yang bisa penulis sajikan buat sobat semua pada kesempatan kali ini. semoga bermanfaat dan bisa menjadi refrensi untuk anda. Salam

Categories
Info Motor

Fungsi Pulley Depan pada Motor Matic

Masih membahas seputar otomotif ya sobat, dan materi atau pembahasan yang akan kita kaji pada postingan kali ini yakni mengenai salah satu komponen otomotif tersebut, yakni komponen yang terdapat pada sepeda motor yakni pulley depan pada motor matic. Dimana terdapat perbedaan utama motor matic dan manual dari sisi komponen dan seluruh fungsinya.

Nah pembahasan kali ini tentunya sobat semua yang mempunyai kendaraan roda dua atau motor matic, ada baiknya sobat menyimak ulasan berikut ini sobat, agar anda bisa mengerti dan mempunyai wawasan yang luas akan fungsi atau peranan pulley depan pada motor matic tersebut yang merupakan komponen motor matic. Untuk ulasan selengkapnya, yuk sobat langsung saja kita simak ulasan berikut ini dengan seksama.

Adapun yang disebut dengan pulley pada sepeda motor matic merupakan salah satu komponen yang penting pada sepeda motor sebagaimana cara kerja CVT pada matic yang berfungsi sebagai pemindah kecepatan sesuai rpm mesin secara otomatis dan tidak memakai gigi transmisi namun menggunakan sabuk v –  belt sebagai penerus atau penghubung putaran antara kedua  pulley.

Pulley itu sendiri terbagia atas menjadi dua bagian, yakni pulley primary ( pulley depan ) dan juga pulley secondary ( pulley belakang ) yang masing –  masing mempunyai fungsi dan peranan yang berbeda –  beda satu dengan yang lainnya. Namun yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini adalah pulley depan ( primary pulley ). Berikut ulasan selengkapnya untuk anda.

Adapun fungsi dari pulley depan pada motor matic tersebut antara lain adalah sebagai berikut :

  • Sebagai komponen yang berfungsi untuk menyalurkan putaran dari mesin ke bagian V –  belt
  • Sebagai komponen yang berfungsi untuk mengatur berar ekcilnya diameter pulley yang berhubunagn dengan perbandingan reduksi putaran mesin.
  • Sebagai komponen yang berfungsi untuk mengatur akselerasi apda sepeda motor anda.

Itulah beberapa fungsi dari pulley depan pada motor matic yang bisa penulis sajikan buat sobat semua. Semoga bermanfaat ya sobat.

Selain itu sobat, ada pulley pada motor matic ini terdiri atas beberapa bagian, yakni sebagai berikut :

1. Pulley Bag

Yakni bagian dari pulle yang berfungsi sebagai tempat roller itu sendiri. Cara perawatannya cukup hanya membersihkan saja dari dabu dan kotoran.

2. Pulley Bagian Luar

Yakni bagian dari pulley sekligus menjadi kipas pendingin dalam runag CVT. Cara perawatannya cukup dengan dibersihkan menggunakan cairan pembersih agar terhindar dari noda.

3. Starter Clucth

Yakni bagian dari pulley yang berfungsi untuk starter atau awal penggerak untuk menghidupkan mesin. cara perawatannya juga cukup dbersihjan saja dan menegcek pelor –  pelor yanb ada di dalamnya beeserta pegas atau per nya

4. Roller

Yakni bagian dari pulley yang berfungsi sebagai penekan ( pendorong ) yakni dengan memanfaatkan putara pulley sehingga roler akan terlempar dan menekan pulley. Cara perawatannya juga tinggal dibersihkan dari debu.

Demikianlah ulasan yang bisa penulis sajikan buat sobat semua apda postingan kali ini. Terima kasih buat sobat yang sudah meluangakn waktunya untuk membaca artikel ini. Semoga bermanfaat buat anda. Salam otomotif

Categories
Info Motor

Fungsi Pulley Belakang pada Motor Matic

Hello sobat semua yang selalu penulis rindukan, kembali lagi nih sobat bertemu dengan penulis yang selalu senantiasa memberikan ulasan yang menarik serta bermanfaat buat sobat  pecinta otomotif tentunya. Jika kita berbicara mengenai otomotif, tentunya kita juga akan berbicara dan membahas mengenai komponen otomotif tersebut, karena hal tersebut tentunya sangat berpengaruh pada performance dari barang atau benda otomotif anda begitu pula dengan komponen motor matic.

Oke sobat semua, adapun materi atau pembahasan yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini  yakni mengenai salah satu komponen  dari otomotif pada motor, yakni mengenai pulley belakang pda motor matic yang juga harus dirawat sebagaimana cara merawat mesin motor matic. Sobat semua yang memiliki motor matic tentunya paham akan komponen ini ya sobat. Namun untuk ulasan selengkapnya, yuk langsung saja kita simak ulasan berikut ini dengan seksama.

Adapun pulley dalam sepeda motor ini merupakan bagaian dari sistem CVT ( Continously Variable Transmission )  yakni suatu sistem penggerak pada sebuah sistem kendaraan dan menyempurnakan fungsi motor matic yang nyaman dikendarai. Dan salah satu komponen dari CVT tersebut adalah pulley belakang pada motor matic. Untuk ulasan selengkapnya mengenai pulley belakang tersebut, yuk langsung saja kita simak ulasan berikut ini sobat.

Komponen pulley belakang pada motor matic ini merupakan sistem yang memiliki peranan penting dalam menjaga performa kendaraan anda agar tetap bisa terjaga. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari pulley belakang pda motor tersebut.

  • Sebagai komponen yang berfungsi untuk menggerakkan roda belakang kendaraan anda.
  • Sebagai komponen yang berfungsi untuk menjaga akselerasi atau putaran mesin kendaraan anda.
  • Sebagai komponen yang berfungsi untuk menjaga kestabilan berkendara anda terutama pada roda bagian belakang.

Itulah beberapa fungsi dari pulley belakang pada motor yang bisa anda jadikan sebagai refrensi ya sobat.

Selain itu,  pada pembahasan kali ini penulis juga akan mengulas mengenai beberapa bagian dari pulley pada motor matic tersebut. Berikut ini ulasan selengkapnya untuk anda.

1. Roller

Roller merupakan bagian dari pulley yang berfungsi untuk menekan atau mendorong putara pulley dari ban belakang kendaraan anda, sehingga rller tersebut bisa terlempar dan bergerak untuk menghasilkan tenaga atau akselesari pada kendaraan anda.

2. Gigi Pinion

Adapun gigi pinion ini merupakan bagian dari pulley belakang pada motor matic yang berfungsi sebagai bantalan, atau dudukan saat buka tutup pulley. Komponen yang satu ini tergolong penting ya sobat, sehingga harus anda jaga perawatannya agar tetap bisa menjaga akselerasi kendaraan anda.

3. Rumah Roller

Rumah roller ini merupakan pulley atau sekaligus sebagai tempat roller itu sendiri. Bagian yang satu ini merupakan bagian inti dari pulley belakang motor itu sendiri, sehingga harus anda jaga dan rawat keberadaanya pada kendaraan anda.  cara perawatannya cukup dengan membersihkannya dengan dengan grease agar terhindar dari debu dan kotoran.

Sekian informasi mengenai fungsi pulley belakang pada motor matic yang bisa penulis sajikan apda postingan kali ini. Semoga bisa bermanfaat dan memberikan informasi buat sobat semua. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Salam hangat,  sampai jumpa sobat.

Categories
Info Motor

Dampak Buruk Jika Mengganti Klakson Secara Sembarangan

Kendaraan yang beredar di jalan raya tidak boleh sembarangan konstruksinya serta memeprhatikan cara modifikasi motor yang aman . Konstruksi kendaraan harus sesuai dengan aturan hukum dan tidak beresiko terhadap keselamatan diri atau orang lain. Kalau hal seperti ini di dalam undang undang disebutnya tidak layak jalan, karena konstruksinya tidak seusuai dengan apa yang telah diatur dalam perundang undangan.

Namun, masih banyak pengendara yang tidak mengindahkan aturan tersebut, dengan mengubah kendaraan standart keluran pabrik menjadi kendaraan di luar standart pabrik. Setidaknya ada beberapa perilaku yang bisa disebut modifikasi “ALAY’’  yang sering dilakukan oleh pemilik kendaraan bermotor sehingga menyebabkan kerusakan yang sering terjadi pada motor. Contphnya mengubah ban dari ukuran standart menjasi ukuran kecil atau sering disebut dengan ban cacing, mengubah klakson bawaan pabrik dengan klakson variasi misalnya di motor dipasangkan klakson bus “TELOLET”.

Salah satunya sudah dibahas di atas tai penggunaan ban cacing dalam berkendara sehari hari. Tapi masih ada lagi beberapa perubahan yang dilakukan oleh seseorang pada kendaraannya yang dapat membahayakan pengendara lainnya. Berikut adalah perilaku yang melanggar persyaratan teknis dan layak jalan serta peraturan lalu lintas yang berhubungan dengan klakson dan efek samping alarm motor.

1. Modifikasi Warna Cahaya Lampu Rem

Jangan lakukan perubahan terhadap lampu warna cahaya lampu rem, baik rem cakram motor atau lainnya, karena hal tersebut dapat mengganggu dan merugikan pengendara lain yang ada di belakangnya. Menurut aturan undang undang nomor22 tahun 2009 pasal 28 ayat 3 nomor 4, lampu rem wajib berwarna merah. Jadi jangan sekali kali diubah ubah dengan warna lain atau denda Rp 500.000 seperti pada pasal 286 UU nomor 22 tahun 2009.

2. Mengganti Klakson dengan Suara Keras

Mengganti klakson dengan suara keras juga dilarang dalam UU. Hal ini dapat mengganggu pengguna jalan yang lain. Maka sebaiknya gunakan klakson sepeda motor dengan bawaan stansart pabrik. Seperti klakson yang menjadi tren waktu lalu yaitu klakson “TELOLET’ banyak pengendara motor yang berlomba lomba untuk mengganti klakson sepeda motor mereka dengan klakson tersebut agar terlihat keren atau kekinian.

Di dalam buku panduan tertib, aman dan selamat bersepeda motor di jalan raya milik korlantas polri, disebutkan pada halaman 22, tingkat suara klakson sepeda motor antara 90 desibel sampai 118 desibel. Jika melebihi dari itu maka akan melanggar peraturan dan bisa ditindak atau ditilang oleh polantas. Jika suara klakson lemah wajib mengetahui penyebab bunyi klakson motor lemah, bukan mengganti dengan yang tidak wajar.

3. Mengganti Knalpot Terlalu Bising

Penggantian knalpot dengan tidak sesuai dengan rekomendasi pabrik sepeda motor, dapat menyebabkan ketidak suara dan emisi gas buang, yang ditentukan oleh pemerintah. Ini terdapat di dalam peraturan menteri lingkungan hidup nomor 7 tahun 2009, tentang ambang batas kebisingan kendaraan bermotor tipe baru.

Jika melanggar, maka akan di tidak oleh petugas dengan cara ditilng atau bahkan yang lagi ngetren sekarang telinga pengendara disuruh mendekatkan ke knalpot lalu pngendara tersebut memutar tuas gas sampai suara knalpot terdengar keras. Sperti pada pasal 48 dan pasal 186 UU nomor 22 tahun 2009 dan bisa dikenakan denda Rp 500.000.

Demikian artikel yang kita bahas kali ini mengenai dampak buruk melakukan pergantian klakson motor secara sembarangan. Semoga dapat menambah wawasan kita semua. Dan terima kasih sudah menyempatkan waktunya untuk membaca.

Categories
Info Motor

Mengenal Jenis Lampu Utama pada Sepeda Motor

Komponen body motor diantaranya adalah lampu utama atau yang sering disebut headlamp pada sepeda motor, merupakan komponen sepeda motor yang sangat vital keberadaanya. Fungsinya selain sebagai penerang jalan saat berkendara di malam hari headlamp juga sebagai lampu isyarat pada siang hari hal ini dianggap efektif untuk mengurangi angka kecelakaan di siang hari.

Seiring dengan perkembangan zaman teknolgi yang dikembangkan oleh produsen motor yang disediakan untuk lampu utama pada sepeda motor seperti yang telah ada saat ini adalah lampu pijar tungsten, lampu halogen, lampu HID dan bahkan mulai mucul lampu utama atau headlamp dengan lampu LEDyang mendukung kemudahan cara menyetel lampu depan motor. Berikut ini adalah penjelasan mengenai jenis lampu utama pada sepeda motor secara detail.

1. Lampu Pijar Tungsten

Saat ini masih terdapat sepeda motor yang diproduksi di Indonesia, masih menggunakan lampu pijar tungsten dengan kelistrikan AC maupun DC.Dimana memang banyak keunggulan dari jenis lampu ini, penggunaan lampu jenis ini lebih efisien sehingga penggunaan listrik lebih hemat dan akan berpengaruh pula pada biaya perawatan juga suku cadangnya yang akan lebih murah.

Namun, pada sepeda motor dengan kelistrikan AC, lampu jenis ini penerangannya tidak konsisten, pada saat motor berjalan lambat dengan tarikan gas yang rendah maka lampu iniakan ikut meredup menyesuaikan tarikan gas motor sehingga daya penerangan pada jenis lampu ini pun belum begitu sempurna dan meminimalisir macam macam kerusakan sepeda motor

2. Halogen

Lampu ini merupakan perkembanagn baru dari bohlam pijar tungsten, dengan pengembangan ini lampu halogen memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan lampu pijar tungsten. Fillament lampu halogen lebih besar dengan tingkat pencahayaan lebih tinggi, penggunaan daya listrik pun cenderung lebih kecil dianding lampu jenis tungsten.

3. HID

Jenis lampu ini pernah menjadi tren beeberapa waktu lalu, dimana lampu ini sudah menjadi pilihan bagi produsen motor sebagai lampu standart yang digunakan oleh sepeda motor. Jenis lampu ini biasa dikenal dengan sebutan xenon, hal ini dikarenakan lampu ini memakai gas xenon. Kinerja pada lampu ini lebih kosisten menyala dibandingkan lampu lampu pijar tungsten diaman HID ini merupakan penyempurnaan dari beberapa jenis lampu yang lain berhubungan dengan penyebab lampu redup pada motor.

4. LED

Selain jenis lampu yang disebutkan tadi, ada juga jenis lampu variasi yakni lampu LED. Lampu jenis ini, kini sudah menjadi salah satu suku cadang sepedepa motor keluaran terbaru. Lampu LED ini mempunyai kaunggulan yang cukup baik, seperti hemat energy dan ramah lingkungan. Bentuknya sangat kecil dengan tingkat penerangan yang tinggi, namun lampu ini tidak menampilkan panas yang berlebih dan juga tahan lama srta tahan oleh goncangan sebab memiliki kelebihan lampu LED pada motor.

Berikut adalah jenis lampu utama atau headlamp di pakai di sepeda motor saat ini, anda bisa memilih jenis lampu utama sesuai dengan kebutuhan anda masing masing. Lampu sebagai penerang utama begitu penting melengakapi perlengkapan pada motor, merawat dan juga mengganti rutin ketika lampu sudah mulai memburuk dapat menentukan keselamatan berkendara anda jadi gunakanlah lampu yang sesuai dengan kebutuhan atau yang diperbolehkan dalam peraturan lalu lintas tanpa mengabaikan keselamatan juga.

Categories
Info Motor

Mengenal Jenis Stang Motor Sesuai dengan Kebutuhan

 Saat ini, sepeda mototr merupakan kendaraan paling mendominasi jalanan di Indonesia. Untuk memenuhi kebutuhan pengendara, sepeda motor memiliki model dan fungsi yang berbeda beda, seperti motor sport, matik, dan motor bebek yang juga memiliki rangka desain dan ragam bentuk stang beserta komponen stang motor di dalamnya.

Sebagai elemen paling penting, setang memiliki peran untuk menjaga kestabilan sepeda motor dan pengendara. Bahkan beberapa pengendara, melakukan sentuhan modifikasi untuk mendapatkan kendali paling ideal sesuai dengan kebutuhan tidak hanya itu perubahan setang juga dapat membuat motor menjadi lebih keren atau kekinian serta pengendara wajib memhaami cara mencegah stang motor bengkok untuk perawatan motor terbaik.

Memiliki fungsi utama untuk mengontrol laju yang terhubung langsung dengan roda depan, penyebab stang motor bergetar harus dipahami, posisi stang sangat mempengaruhi cara berkendara seseorang. Dalam menentukan setang yang paling ideal untuk kebutuhan pemotor, ada beberapa jenis setang yang kerap digunakan untuk pengendara harian.

1. Cruiser Handlebar

Sesuai dengan namanya setang  jenis cruiser (penjelajah) kerap digunakan pada motor yang dimanfaatkan untuk touring. Karena bentuk yang lebih lebar bila dibandingkan dengan setang lainnya, jenis cruiser ini cocok untuk perjalanan jarak jauh karena membuat posisi duduk dan pegangan pengendara lebih santai.

Maka tidak heran jika setang model ini (cruiser) tak hanya diterapkan pada motor langganan touring, seperti street fighter atau model telanjang (naked bike) skkutik pun juga bisa menggunakan setang cruiser untuk memberikan posisi nyaman agar pengendara tidak mudah cepat lelah saat melakukan perjalanan jauh atau saat jalanan macet di dalam kota.

2. Motocross Bar

Karena memiliki sudut yang lebar dan panjang sehingga membuat pengendara meletakan kedua tangannya di depan sejajar dada, memiliki istilah setang baplang. Nama tersebut tak lepas dari fungsi utama setang ini yang cocok diterapkan pada rute non aspal atau medan off road. Bila pengendara ingin menerapkan setang ini di sepeda motor, maka harus diperhatikan infrastruktur rute yang bakal ditempuh sehari hari.

Sebab setang baplang sangat tidak nyaman digunakan untuk melewati jalanan sempit dan membelah kemacetan. Model setang ini yang letaknya berada di segitiga atas kendali motor, terdapat penguat dibagian tengah. Wajar jika setang ini biasa diaplikasikan untuk ajang motor trail, trial, supermoto, enduro, dan balap dirt bike lainnya.

3. Setang Jepit

Setang model clip on atau yang lebih dikenal dengan nama setang jepit, cukup populer di kalangan anak muda Indonesia. Dengan posisi duduk yang lebih menunduk (under yoke) dibandingkan setang jenis lain, setang jepit memiliki tampilan yang lebih bergaya dan menarik. Letak puntir gas yang berada di segitiga bawah dan dijepit ke suspensi depan ini, cocok digunakan bagi pengendara yang lain merasakan sensai motor sport, merebahkan badan untuk membelah angin, dan menjaga aerodinamika agar peforma motor mencapai titik maksimal.

4. Ape Handlebar

Dari beberpa jenis setang, model handlebar mungkin yang paling unik. Dengan letak yang cukup tinggi seperti seperti (monyet) yang sedang bergelantungan di pohon untuk meraih tuas gas, setang model ini kerap digunakan pada motor beraliran chopper atau motor gede (moge).

5. Z handlebar

Mamiliki fungsi yang mirip dengan setang ape, bentuk setang memiliki lekukan tajam di bagian tengah yang membentuk huruf z. Tak seperti setang ape, setang z memiliki posisi yang lebih rendah dibandingkan setang ape. Sehingga bagi pemotor beraliran chopper yang tak ingin cepat pegal dan tetap mengutamakan unsur estetika saat berkendara, cenderung memilih model ini.

Sebelum berkendara dengan jenis setang tersebut, persiapkan diri dengan melakukan pemanasan sebelum menunggangi sepeda motor. Anda dapat melakukan olahraga rutin untuk menjaga fleksibelitas tubuh, semoga artikel ini dapat menambah wawasan bagi kita semua. Terima kasih telah menyempatkan waktu untuk membaca.

Categories
Info Motor

Jenis Jenis Oli Motor dan Fungsinya

Oli pada motor yang terdapat di komponen penampung oli pada mesin motor merupakan kebutuhan vital yang harus diperhatikan dengan sesama. Oli harus dipilih dengan hati hati dan tepat, sesuai dengan kebutuhan. Karena oli memegang peranan penting pada performa dan kinerja kendaraan termasuk menjaga keawetannya. Tak sekedar sebagai pelumas, oli pada motor juga memegang peranan penting sebagai pendingin mesin, pelindung dari karat dan juga membantu menutup celah celah di dinding mesin. Berkat oli, gesekan yang terjadi pada komponen di dalam mesin kendaraan menjadi halus karena oli akan melumasi bagian tersebut.

Hal ini tentunya akan mempermudah mesin bekerja untuk mencapai suhu ideal pada kendaraan bermotor. Oli juga bertindak sebagai fluida yang memindahkan panas ruang bakar ke bagian lain dari mesin yang lebih dingin. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai jenis jenis oli motor. Mulai dari jenis oli motor, hingga waktu yang tepat melakukan pergantian oli.

Jenis oli motor

Oli motor yang beredar saat ini ada beberapa jenis yang dibagi berdasarkan bahan dasar dan memiliki fungsi oli secara umum:

1. Berdasarkan Bahan Dasar

Jenis oli motor berdasarkan bahan dasarnya dibedakan menjadi oli mineral, synthethic. Tiap jenis ini memiliki kelebihan dan kekuranagn masing masing.

  • Oli mineral lebih tahan terhadap penguapan namun viskositas atau kekentalan mudah berubah karena tidak tahan suhu tinggi dan kondisi ekstrim.
  • Oli synthethic lebih mudah menguap tapi memiliki viskositas yang lebih stabil dan tahan dalam kondisi ekstrim panas maupun dingin. Oli ini lebih cocok digunakan untuk motor keluaran tahun lama karena clearance atau celah celah mesinnya lebih renggang.
  • Oli semi sintetik cocok digunakan untuk motor keluaran tahun terbaru sedangkan oli full sintetik cocok digunakan untuk motor dengan performa tinggi, multi silinder, multi klep dan berkompresi tinggi misalnya untuk motor balap.

2. Berdasar Fungsinya

Jenis oli motor berdasarkan fungsinya juga dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu oli mesin, oli rem dan oli samping atau gardan. Berikut ini adalah penjelasannya.

  • Oli mesin, merupakan salah satu cairan yang ada di ruang mesin atau lebih tepatnya, cairan yang diisikan ke dalam mesin. Pada saat mesin dihidupkan, oli ini akan disirkulasikan ke seluruh komponen mesin oleh pompa oli. Oli mesin menjadi satu begian yang sangat penting untuk mendukung kerja mesin. Pergantian oli mesin dilakukan setiap 5000 km atau setiap 3 atau 4 bulan sekali tergantung jenis oli yang digunakan.
  • Oli rem ( brake fluid ), merupakan oli khusus yang digunakan untuk sistem pengereman dimana oli ini tak sekedar berfungsi sebagai pelumas saja tetapi juga menjadi media perantara yang mentransmisikan tenaga hydraulic ke seluruh sistem rem. Dalam sistem pengereman ada berbagai komponen yang berhubungan satu sama lain, termasuk oli rem dan kampas rem sebagai dua hal yang paling penting.
  • Oli samping (gardan), oli yang digunakan di motor matic dan keberadaanya sam penting dengan oli mesin. Kesalahan tidak mengganti oli jenis ini dapat menyebabkan kerusakan pada sepeda motor matic. Pergantian oli samping tak perlu sesering loi mesin dimana bisa dilakukan setahun sekali atau setiap 15.000 km.

Demikian artikel yang dapat saya samaikan kali ini mengenai jenis jenis oli pada sepeda motor dan waktu yang tepat melakukan pergantian oli, semoga dapat menambah wawasan kita semua. Terima kasih.

Categories
Info Motor

Jenis Jenis Velg Motor dan Fungsinya

Velg sepeda motor atau sering juga disebut dengan pelek motor merupakan salah satu komponen terpenting pada sebuah sepeda motor. Kalau tidak ada velg atau pelek, bagaimana motor anda bisa berjalan. Pemahaman tentang apa itu velg sudah pasti anda semua sudah tahu betul apa itu velg, apalagi bagi anda yang suka dunia otomotif terutama pecinta motor modifikasi yang suka mengganti velg bawaan pabrik dengan velg custom agar lebih kelihatan keren atau kekinian dengan cara mengecat velg motor jenis jari jari.

Fungsi velg pada sepeda motor memanglah sangat penting, sama pentingnya dengan fungsi knalpot pada sepeda motor sebab itu jika rusak atau berkarat wajib paham cara menghilangkan karat pada velg motor. Karena itu kita juga perlu teliti dalam memilih sebuah velg motor yang sesuai dengan jenis atau tipe kendaraan kita. Misalnya jika kebutuhan kita hanya untuk transportasi dalam pekerjaan saja atau sekedar hanya untuk transpportasi keluarga, maka pemilihan velg standart atau velg bawaan pabrik sepeda motor itu saja sudah dapat mencukupi kebutuhan anda.

Lain halnya dengan anda yang hobi dalam dunia balap, biasanya menggunakan velg dengan jenis velg jari jari yang ukuran bannya lebih kecil dari pada ukuran ban asli bawaan pabrik. Akselerasi atau kecepatan maksimum sepeda motor juga dapat berpengaruh pada penggunaan jenis velg motor. Jika jenis velg sepeda motor berbahan ringan dan ukuran ban lebih kecil, maka top speed sepeda motor juga akan lebih baik. Nah, kita kembali lagi ke topik awal mengenai jenis jenis velg sepeda motor, anda dapat menyimak ulasan berikut ini.

1. Velg jari-jari (pelek besi)

Jenis velg sepeda motor yang pertama adalah pelek besi atau velg jari-jari. Disebut sebagai velg besi atau velg jari-jari karena terbuat dari logam besi dan pada bagian luarnya dilapisi crom agar tidak mudah berkarat. Jens velg jari-jari sudah jarang kita temukan pada speda motor keluaran terbaru, padahal velg jenis ini sudah terbukti akan kualitasnya. Velg besi ini biasanya digunakan pada roda dua tipe motocross, karena tebukti lebih aman pada jalanan yang berlubang sekalipun.

2. Velg alumunium

Jenis velg ini sangat terkenal dengan beratnya yang begitu ringan. Velg alumunium ini jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan velg besi namun jangan salah, karena bahan dasarnya bukan dari besi, maka bisa dipastikan keawetannya karena anti karat. Jenis velg laumunium ini banyak dipakai pada motor road race atau drag race, karena bobotnya yang sangat ringan sehingga cocok sekali untuk meningkatkan top speed atau akselerasi.

3. Velg cast wheel (pelek cw)

Jenis velg yang terakhir adalah velg cast wheel atau pelek cw. Pelek cw ini juga dikenal dengan sebutan velg racing karena banyak dipakai pada jenis motor balap. Pelek cw ini juga terbukti lebih kuat dan cocok untuk dipakai semua jenis ban, jadi tidak heran jik velg racing ini banyak diburu karena kualitasnya. Selain kuat dan awet, jens velg yang satu ini juga sangat mudah dalam hal perawatannya.

Soal bobotnya, velg cw ini hampir sama beratnya dengan velg besi, tetapi ada velg cw yang lebih ringan yang biasanya menggunakan bahan logam magnesium. Harga velg cw ini juga dibandrol lebih murah dari pada velg besi atau velg alumunium.

Nah, itu dia tiga jenis velg sepeda motor yang biasa dipakai di Indonesia. Kira kira anda menggunakan jenis velg yang mana? Jangan lupa untuk memperhatikan keselamatan berkendara. Terima kasih telah menyempatkan waktu untuk membaca artikel ini.

Categories
Info Motor

Komponen Motor yang Menunjang Kinerja Chassis

Macam macam chassis motor merupakan bagian dari kendaraan yang paling dasar, secara garis besar memiliki fungsi sebagai pengaman kendaraan, menambah kenyamanan pengemudi dan untuk mengarahkan jalannya kendaraan. Chassis memilliki beberapa komponen, komponen-komponen yang ada pada chassis diantaranya adalah sistem pengereman, sistem suspensi, sistem kemudi, roda dan ban. Berikut penjelasan lengkap mengenai chassis :

1. Sistem pengereman

Komponen yang terdepat pada chassis motor pertama adalah sistem rem cakram motor. rem cakram motor pada sistem rem pada kendaraan memiliki beberapa fungsi antara lain untuk mengurangi laju kendaraan, untuk menghentikan laju kendaraan dan untuk memungkinkan kendaraan untuk dapat berhenti (parkir) pada tempat yang tidak rata (pada posisi jalan menanjak atau turunan kendaraan terpaksa berhenti karena kendaraan didepannya berhenti atau macet).

2. Sistem suspensi

Komponen chassis yang kedua adalah sistem suspensi. Sistem suspensi pada kendaraan memiliki beberapa fungsi yaitu untuk menyerap kejutan dari permukaan jalan yang tidak rata agar tidak diteruskan ke ruang kabin (ruang kemudi) sehinggapengemudi maupun peniumpang merasa nyaman. Sistem suspensi terdiri dari beberapa bagian antara lain :

  • Pegas yang berfungsi sebagai media penghubung frame dengan axle dan juga berfungsi untuk menyerap guncangan yang ditimbulkan oleh permukaan jalan yang kurang rata. Pegas terdiri dari beberapa tipe yaitu pegas coil, pegas daun dan pegas batang torsi.
  • Shock absorber berfungsi untuk menyerap terjadinya kejutan (meredam kejutan) atau mencegah terjadinya oksilasi pada kendaraan.
  • Komponen selanjutnya yaitu stabilizerbar, yang berfungsi untuk mengurangi kemiringan kendaraan saat kendaraan berbelok akibat dari gaya sentrifugal atau mencegah agar kendaraan tidak melayang ketika membelok.
  • Strut bar berfungsi untuk menopang lower arm agar tidak bergerak maju atau mundur pada saat kendaraan tersebut berjalan.

3. Sistem kemudi

Komponen chassis yang ketiga adalaha sistem kemudi. Fungsi sitem kemudi pada kendaraan yaitu berfungsi sebagai pengarah atau pengatur arah jalannya kendaraan sesuai dengan keinginan pengendara. Sistem kemudi untuk membelokan roda depan kekiri atau kekanan dengan cara mempergunakan tenaga tangan melalui batang kmudi (stang) yang diteruskan ke garpu depan (front fork).

Panjang pendeknya komponen stang motor kemudi merupakan unsur yang harus diperhitungkan selain penampilan. Kelengkapan kemudi juga berfungsi sebagai pengarah dan pengendali jalannya kendaraan. Batang kemudi yang panjang akan akan ringan untuk digerakan, namun kendaraan menjadi kurang lincah. Sebaliknya jika batang kemudi pendek maka akan berat saat digerakkan namun kendaraan akan semakin lincah.

4. Roda dan ban

Komponen chassis yang keempat adalah roda dan ban. Roda terdiri dari pelek dan ban yang merupakan bagian dari kendaraan. Pelek roda merupakan bagian tempat dudukan ban dan sebagai komponen yang terhubung dengan putaran poros axle atau steering knuckle.

Berdasarkan bahan pembuatannya, pelek dapat dibedakan menjadi 2 yaitu pelek dari paduan logam dan pelek dari aluminium alloy. Ban diisi dengan udara bertekanan yang berfungsi untuk menyerap kejutan yang diterima dari kondisi jalan yang kurang rata karena ban inilah satu-satunya komponen pada kendaraan yang langsung bergesekan dengan permukaan jalan. Sekian penjelasan mengenai komponen yang ada pada chassis semoga bermanfaat. Terima kasih.

Categories
Info Motor

Macam Macam Chassis Motor

 Rangka sepeda motor atau sering juga disebut juga dengan chassis sepeda motor adalah bagian yang paling dasar dari sepeda motor yang berfungsi mendukung mesin, transmisi, suspensi, dan sebagainya, serta untuk menjaga stabilitas pengendara dan kenyamanan. Karena itulah, kerangka yang baik harus ringan tapi kuat dan mampu menahan getaran atau goncangan yang berasal dari permukaan jalan.

Kekuatan rangka sangat bergantung pada bentuk dan konstruksinya. Bentuknya pun disesuakan dengan jenis kegunaan sepeda motor. Oleh sebab itu, jenis rangka yang digunakan bermacam-macam. Misalnya, rangka yang digunakan pada sepeda motor tidak akan sama dengan motor sport atau keperluan sehari-hari.

Tipe rangka pipa: rangka yang dibuat daripipa baja dari berbagai diametr pada seluruh bagian rangka yang di las secara langsung atau dihubungkan dengan mur dan baut. Rangka sebagai satu kesatuan adalah kaku dan kuat, tetapi masing-masing komponen pipa mempunyai suatu elastisitas sehingga benturan-benturan akibat keadaan jalan sebagian sudah diredam oleh komponen rangka pipa yang bersangkutan, sisanya oleh suspensi depan dan belakang. Terdapat empat macam rangka pipa, yaitu diamond, single cradle, double cradle, semi double cradle.

Keuntungan dari rangka pipa ini adalah memiliki kostruksi yang sangat kokoh dan simpel, sehingga chassis tipe ini kebanyakan diaplikasikan untuk motor yang memiliki kapasitas mesin besar seperti harley davidson, kecepatan tinggi seperti yamaha fz16, serta motor yang diciptakan untuk melibas medan yang sangat ekstrim sperti motor yamaha yz400f.

Selain motor-motor berkapasitas mesin besar, berkecepatan tinggi, serta dapat, melewati medan-medan ekstrim. Jenis rangka pipa ini juga digunakan pada motor klasik seperti motor zundapp dan honda cb 450. Kelemahan dari rangka pipa ini adalah memiliki bobot yang sangat berat bila dibandingkan dengan rangka jenis lain.

1. Jembatan tunggal (single cradle)

Rangka single cradle adalah rangka sepeda motor awal dan memiliki bentuk yang paling sederhana. Pada rangka tipe ini mesin dikelilingi oleh ppa logam. Pipa utama yang terletak di atas umunya memiliki ukuran yang lebih besar bila dibandingkan dengan pipa lainnya. Jenis motor yang banyak memakai chassis ini adalah motor klasik seperti zundapp. Motor besar juga banyak yang memakai rangka ini.

2. Double cradle

Rangka jenis ini merupakan pengembangan dari dari rangka single cradle dengan modifikasi pada penambahan jumlah pipa penyangga mesin. Rangka jenis ini diyakini lebih kaku, lebih kuat, da lebih ringan dibandingkan dengan rangka single frame karena pemakaian pipa berdiameter lebih kecil. Walaupun sekarang banyak tergantikan oleh jenis rangka perimeter, rangka double cradle banyak di pakai pada sepeda motor harian.

3. Diamond

Chassis jenis ini bertulang bawah di motor baru sebenarnya pengembangan dari chassis underbone murni. Baik ynag gabungan pipa pelat atau pipa murni. Agar lebih kokoh, setelah ceter bone dibuatkan lagi pipa berbentuk segitiga. Frame diamond juga diaplikasikan pada motor bertulang alias back bone.

4. Semi double cradle frame

Chassis ini biasa digunakan oleh motor-motor pembelah medan ekstrim atau motor cross. Chassis jenis ini sengaja di desain dengan tingkat kekokohan yang sangat tinggi karena, jenis motor cross pasti melewati medan ekstrim. Selain itu chassis jenis ini juga sangat mudah bermanufer dalam berkendara, sehingga dapat memudahkan pengendaranya.

Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan dalam artikel ini mengenai macam-macam chassis motor semoga dapat membantu anda dalam memilih jenis motor atau chassis nya dan menambah wawasan pengetahuan anda.