Categories
Sparepart

Fungsi Flasher Motor – Macam Flasher dan Jenis nya

Memiliki sepeda motor adalah sesuatu keharusan bagi setiap orang di indonesia , mungkin bisa di kategorikan motor menjadi salah satu kebutuhan primer mengingat setiap orang sekarang lebih sering menggunakan motor kemanapun meski tempat yang di tuju dekat.

Akan tetapi pengetahuan setiap orang akan part-part sepeda motor seperti mengerti fungsi flasher motor masih minim dan bisa di bilang kurang , padahal dengan kita tahu setidaknya sebagian part pada motor bisa jadi itu  Cara Merawat Motor Matic agar awet atau juga motor manual lainnya . Dan juga bisa untuk memudahkan nantinya bila ada kerusakan ataupun kelonggaran pada part tertentu bisa kita perbaiki sendiri tanpa harus pergi ke bengkel.

Fungsi Flasher Motor

Spare part yang kali ini kita akan bahas adalah fungsi flasher motor.  Flasher adalah salah satu komponen listrik dalam motor yang berfungsi untuk menyuplai arus ke lampu yang berubah-ubah sehingga menghasilkan nyala lampu yang berkedip-kedip.

Biasanya fungsi flasher  motor yaitu untuk mbantu sein berkedip atau menyala bergantian atau bahkan bersamaan ( fungsi pada hazzard ).Pada umumnya bentuk flasher adalah sebuah papan sirkuit yang di bungkus kembali dengan cover plastik berbentuk kotak atau persegi empat berwarna hitam dengan 3 buah kabel. Merk dari flasher pastinya bermacam-macam dan dari segi harganya pasti bervariasi mulai dari harga murah sampai yang mahal dan tentunya dengan fitur yang berbeda beda masing masing.

Akhir akhir ini banyak motor yang sengaja menambahkan atau memodifikasi fungsi flasher motor seperti flasher touring ataupun flasher untuk sein agar sein bisa berkedip secara bervariasi. Bagi yang salah perhitungan malah memasang flasher modifikasi tanpa mempertimbangkan lampu bisa jadi Penyebab Aki Motor Cepat Drop .

Dan apabila motor aki drop sudah di pastikan kita harus siap-siap mengeluarkan uang untuk mengganti aki kita yang drop. Jadi apabila berniat untuk memasang flasher modifikasi , lebih baik kalian tahu Cara Merawat Aki Motor agar tahan lama dengan maksud agar aki tidak drop.

Macam macam Flasher Motor

Untuk flasher sendiri ada 3 macam baik dalam jenis dan cara kerjanya yaitu :

1. Flasher Tipe Bimetal

Yaitu flasher yang memiliki cara kerja yang bisa di bilang hampir sama dengan prinsip cara kerja pada komponen time delay switch , kecuali saat pemutusan arus. Pemutusan arus kontak ini memanfaatkan bimetel, alias apabila arus tidak mengalir maka bimetal akan menjadi  dingin begitu juga sebaliknya saat dialiri arus bimetal akan menjadi panas.

Cara kerja dari flasher bimetal ini adalah ketika bimetal  dingin, kontak akan mulai  terhubung dan ketika bimetal terhubung maka si arus akan mengalir kembali serta proses pemanasannya pun juga dimulai kembali.  Pemanasan serta pendinginan bimetal lah  yang menyebabkan kontak terputus dan terhubung kembali sehingga arus yang mengalir pada flasher juga akan putus  dan terhubung. Kondisi inilah yang nantinya dimanfaatkan untuk membentuk nyala lampu tanda belok atau lampu sein untuk berkedip selama sistem bekerja.

2. Flasher Tipe Transistor

Yaitu flasher yang memiliki sistem tanda belok dengan menggunakan flasher tipe transistor ini dimana pengontrolan kontaknya tidak lagi secara mekanik , akan tetapi pegontrolannya sudah dilakukan secara elektronik atau otomatis. Sistem ini menggunakan komponen multivibrator oscillator yang digunakan untuk menghasilkan signal denyutan  ON atau OFF yang kemudian akan diarahkan ke flasher /turn signal relay melawati amplifier. Yang kemudia lampu akan berkedip sesuai perintah flasher itu sendiri.

3. Flasher Tipe Kapasitor

Flasher tipe kapasitor ini merupakan flaser full elektronik, cara kerja flasher tipe kapasitor ini yaitu ketika pada saat kunci kontak motor dihubungkan, namun saklar lampu sein masih dalam posisi ‘off”, arus akan mengalir ke terminal 2 melalui plat kontak P kemudian akan mengisi kapasitor. Setelah saklar lampu sein diarahkan ke salah satu lampu kiri atau kanan, arus kemudian juga mengalir ke 1 terus ke lampu tanda belok sehingga lampu menyala.

Jenis Jenis Flasher Motor

Jenis-Jenis flasher di bawah ini adalah jenis flasher yang umum ada di kendaraan kendaraan yang beredar di pasaran dengan fungsi flasher motor yang sama . Setiap flasher juga memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri dan juga spek yang masing masing berbeda . Fungsinya untuk memenuhi kebutuhan spesifikasi motor kita baik motor bawaan ataupun motor modfikasi. Berikut ada 4 Jenis flasher yang biasa ada di pasaran yaitu :

1. Flasher Standart pabrik

Flasher standart pabrik biasanya bermerek dari vendor antara merk Mitsuba atau merk Denso,biasanya juga kalau dari standart pabrikan didalamnya terdapat  kumparan,Resistor,kapasitor dan salar magnetik sebagai pemutus dan penghubung arus.

Cara mengetahui flasher jenis ini yaitu ,tinggal liat saja pada casingnya flasherna biasanya ada tulisan spek dan merknya seperti Flasher Mitsuba yang menjadi vendor pabrikan asal  jepang. untuk cara baca flasher ini biasanya  tertulis 12,8 Volt dan kedipanya 85 per menit lalu spek flasher tersebut digunakan hanya untuk 2 lampu dengan daya di 10 watt.

Lalu jika menemui spek flasher  10W x 2 + 3,4 W artinya flasher tersebut di gunakan untuk bohlam sein dengan daya 10 watt + 3,4 watt untuk lampu indikator spidometer.

  • Kelebihan Flasher Standart :
    • Lebih awet dan Tahan lama
    • kedipan sesuai dengan beban lampu
    • Garansi motor tidak hangus
  • Kekurangan Flasher Standart :
    • Jika Putus satu flasher sein akan Sein yang satu lagi tidak bisa di gunakan
    • Flasher lebih berat ukurannya

2. Flasher LED

Flasher ini bisanya tidak lagi mengunakan kumparan,dan saklar magnetik sebagai pemutus dan penghubung arus akan tetapi sudah memakai rangkain komponen elektronik yang ditanam pada papan PCB.

  • Kelebihan Flasher LED :
    • Berat yang lebih ringan
    • Biasanya ada komponen potensio mini untuk mengatur waktu kedipan yang biasanya bisa di atur
  • Kekurangan Flasher LED :
    • Jika beban lampu lebih besar makan akan berpengaruh padakedipan yang dimana  kedipan akan lebih cepat
    • Mudah rusak jika flasher terkena air

3. Flasher 3 kaki / Flasher mobil

Flasher 3 kaki bisanya di pakai oleh  mobil.Flasher ini di namakan flasher 3 kaki karena memang karena ada 3 kaki dimana ketiga kaki tersebut ada kaki L (beban/lampu) kaki B (battery/arus positif) dan kaki E (ground/earth/arus negatif)

  • Kelebihan  Flasher 3 Kaki:
    • Flasher 3 kaki  kedipan lampu sein tidak berpengaruh pada beban lampu . Yang membuat mau beban berapapun flasher ini akan tetap berkedip.
  • Kekurangan  Flasher 3 Kaki:
    • susah dicari
    • harga lebih mahal

Ciri-Ciri Flasher Rusak

Yang namanya mesin atau barang apapun itu  pasti ada masa expirenya atau masa habis pakainya. Begitu juga dengan flasher ini. Sebagai lampu indikator , Fungsi flasher motor memiliki peran yang sangat berat di mana pemakaiannya pun terus menerus di pakai dengan cara di on dan off. Selain tugas nya yang berat di tambah lagi lampu indikator ini sebagai penanda akan lalu lintas yang dimana jika mati bisa membahayakan pengemudi itu sendiri bahkan pengemudi yang lain. Biasanya flasher juga berpengaruh pada kondisi aki , apabila aki kita berjenis kering lebih baik mengetahui  Cara Memperbaiki Aki Kering Motor Paling Ampuh agar ketika rusak akan mudah kita perbaiki sendiri.

Memastikan fungsi flasher motor berkerja dengan baik atau tidak  lebih mudah dari pada memastikan part part lain dalam motor . Cara yang paling mudah adalah melihat kedipan dari lampu sein kita. Apabila kedipan sein motor terasa lebih cepat dari yang biasanya sudah bisa di pastikan bahwa beban arus yang di keluarkan terlalu besar. Atau dalam pemahaman ringannya yaitu bohlam sein kita lebih besar dari standartnya. Bisa juga dari salah satu kendala seperti  Kenapa Motor Tidak Bisa Distarter dan Cara Mengatasinya bisa dari aki yang drop karena kesalahan dalam perkiraan flahser itu sendiri.

Dalam kasus lainya bisa juga lampu sein kita berkedip lebih lamban bisa di pastikan juga flasher yang ada di dalam motor kita bekerja tidak maksimal karena beban yang tidak seuai porsinya. Apabila lampu sein kita menyala tapi tidak berkedip , ini bisa terjadi 2 kemungkinan antara kabel dari flasher ke lampu sein ada yang putus / lepas Atau juga flasher motor kita .

Apabila fungsi flasher motor tidak bekerja dengan baik seperti  tidak menyala sama sekali , bisa dicek terlebih dahulu mulai dari bohlam sein apakah putus atau tidak . Jika sudah di pastikan bohlam sein kita tidak putus , coba cek kabel dari flasher ke sein apakah copot atau tidak . jika sudah di pastikan juga tidak bermasalah coba cek flasher kita dengan cara menukarya dengan motor lain atau di coba menggunakan flasher motor lain.

Leave a Reply