Sponsors Link

6 Perawatan Motor Setelah Turun Mesin Yang Harus Dilakukan

Sponsors Link

Sebagai jenis kendaraan yang paling banya dimiliki dan populer di masyarakat, tentu sepeda motor pernah mengalami berbagai macam permasalahan yang dapat menjadikan kinerja dan performanya sebagai sebuah kendaraan tidak berjalan dengan baik serta menyebabkan kondisi yang tidak nyaman bagi pendendaranya. Permasalahan sepeda motor tersebut memang dari terjadi karena berbagai sebab namun yang utama biasanya dikarenakan kondisi perawatan terhadap sepeda motor yang tidak dilakukan dengan baik dan hanya digunakan secara maksimal saja tanpa pernah diservice ataupun di ganti olinya. Motor yang terus dipacu dan dipaksa untuk terus bekerja secara maksimal dan optimal dapat menyebabkan kerusakan yang sering terjadi pada motor  yang menjadikannya tidak dapat digunakan sama sekali.

Permasalahan yang sangat parah dialami oleh motor akibat komponen di dalamnya yang banyak rusak menjadi penyebab motor turun mesin. Turun mesin sebenarnya merupakan istilah yang dipakai untuk membangkar dan menurunkan mesin guna memperbaiki permasalahan yang sangat kompleks pada motor bukan menjadi sebutan untuk masalah pada motor tersebut. Selepas motor mengalami kondisi turun mesin, tentu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pemiliknya. Berikut beberapa proses perawatan motor setelah turun mesin yang harus diperhatikan dan dilakukan oleh setiap pemiliki motor setelah mengalaminya dalam ulasan di bawah ini.

  1. Gunakan motor dengan benar

Motor yang sudah mengalami turun mesin tentu harus diperhatikan dengan baik penggunaannya karena kondisi motor yang turun mesin tentu pernah mengalami kerusakan yang cukup parah. Penggunaan motor yang benar dapat membantu menjaga kondisi motor yang pernah turun mesin untuk tetap berperforma baik. Penggunaan motor yang benar akan menjadikannya lebih awat dan tidak menimbulkan kondisi kambuhnya kerusakan yang terjadi pada motor sehingga dapat memicu turun mesin lagi. Penggunaan motor yang benar merupakan salah satu tips mencegah motor agar tidak turun mesin.

  1. Lakukan perawatan secara berkala

Agar motor tetap dalam kondisi yang prima setelah mengalami turun mesin maka proses perawatan motor tua maupun yang masih baru secara berkala harus dilakukan dengan rutin. Perawatan berkala tersebut termasuk dalam pemeriksaan komponen mesin, membersihkan filter dan bagian dalam mesin, memastikan semua komponen dalam fungsi yang terjaga, serta menganti oli ataupun komponen lain yang memang sudah mengalami kerusakan agar tidak menyebabkan kondisi yang bermasalahan kemudian.

Perawatan secara berkala sebenarnya harus dilakukan sejak motor masih dalam kondisi baru untuk menjaga agar motor tidak mengalam kerusakan yang mengharuskannya mengalami turun mesin dengan waktu pengerjaan yang terbilang cukup lama. Agar tidak mengulang kesalahan yang sama dan dapat merugikan pemilik motor sendiri maka perawatan secara berkala ini menjadi suatu hal yang wajib untuk diperhatikan serta harus benar benar dilakukan.

  1. Jangan paksakan kinerja motor

Memaksakan kinerja motor hingga batas yang maksimal dengan mengebernya sangat kencang dalam perjalanan yang jauh mungkin dapat dilakukan pada motor baru dengan mesin yang masih sehat. Namun untuk mesin yang sudah mengalami kondisi turun mesin, sebaiknya hal tersebut tidak dilakukan mengingat pemaksaan kinerja motor ini dapat menyebabkan mesin berpacu secara maskimal, cepat panas, dan bisa jadi memicu kambuhnya beberapa permasalahan mesin terdahulu yang menyebabkan motor harus mengalami turun mesin. Meskipun tetap berperforma baik namun sebaiknya tetap tidak memaksakan motor selepas mengalami perawatan turun mesin.

  1. Gunakan oli dan bahan bakar yang tepat

Untuk menjaga agar kondisi mesin tetap dalam keadaan yang sehat dan tidak mengalami masalah maka sebaiknya gunakan selalu oli yang berkualitas dan bahan bakar yang memang sesuai dengan mesin motor tersebut. Oli yang berkualitas dapat membantu menjaga agar mesin tetap prima didukung dengan penggunaan bahan bakar yang memang sesuai. Meskipun sepele, hal ini perlu diperhatikan untuk dapat menjadikan sepeda motor yang pernah mengalami turun mesin tetap berperforma baik. Dengan oli uang berkualitas maka mesin juga akan tetap terjaga kualitasnya dalam kondisi yang baik.

  1. Jangan pernah lupa mengganti oli tepat waktu

Hal lain yang juga harus diperhatikan oleh setiap pemiliki motor yang pernah mengalami turun mesin adalah selalu memperhatikan untuk tepat waktu dalam mengganti oli. Perawatan motor setelah turun mesin berkaitan dengan oli tersebut sangat wajib dilakukan karena dengan adanya oli yang selalu berkualitas maka dapat menjadikan motor tetap memiliki performa yang baik dan tidak lagi mengalami kondisi yang mengarah pada keadaan untuk rusak. Oli yang terlambat diganti maka akan menjadikan fungsi pelumasan mesin tidak bekerja dengan baik dan menyebabkan kondisi gesekan antara komponen mesin tak teridahkan.

  1. Lakukan inreyen terlebih dahulu

Beberapa proses perawatan motor setelah turun mesin yang disebutkan diatas merupakan keadaan yang disarankan bagi para pemilik motor untuk memastikan agar motor tidak mudah rusak kembali. Selain beberapa bentuk perawatan motor yang dijelaskan diatas, motor selepas mengalami turun mesin sebaiknya juga di lakukan inreyen terlebih dahulu seperti halnya dengan motor baru. Inreyen atau yang disebut dengan masa break-in merupakan proses penyesuaian komponen komponen di dalam mesin motor sebelum dapat memberikan performa yang maksimal. Motor selepas turun mesin disarankan untuk menjalani inreyen setidaknya selama 100 KM pertama sebelum digeber lagi dengan maksimal.

Itulah beberapa penjelasan mengenai proses dan cara perawatan motor setelah turun mesin yang perlu diperhatikan dengan baik oleh setiap pemilik kendaran bermotor yang motornya pernah mengalami salah satu bentuk pengatasan terhadap kondisi kerusakan motor yang sangat parah tersebut. Melalui proses perawatan yang disebutkan diatas maka peluang motor untuk mengalami kondisi kerusakan parah kembali dan macam macam kerusakan sepeda motor lainnya yang menjadikan motor harus menjalani turun mesin lagi tentu tidak akan terjadi.

Sponsors Link
, , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Teknis

Leave a Reply