Sponsors Link

Motor Kurang Tenaga Di Tanjakan – Penyebab dan Cara Mengatasi

Sponsors Link

Sepeda motor merupakan satu diantara berbagai macam kendaraan transportasi yang paling banyak digunakan untuk memenuhi berbagai macam aktifitas pribadi sehari hari. Banyaknya masyarakat yang memilih sepeda motor sebagai moda transportasi populer dikarenakan berbagai macam keuntungan yang bisa didapat dari sepeda motor seperti bentuknya yang ramping dan ringan, harga yang terjangkau, kemudahan penggunaan, sampai dengan kemampuan yang handal dalam melewati tipikal jalanan Indonesia yang semipit dan penuh dengan kemacetan.

ads

Karena popularitasnya, berbagai jenis sepeda motor diseluruh dunia dapat kita temui beredar di jalanan Indonesia. Namun dibalik semua keunggulan yang bisa didapatkan dari sepeda motor, ada hal yang sering diabaikan oleh para pemiliki motor yakni perawatan. Cara merawat motor matic maupun manual seringkali diabaikan oleh pengendaranya dan dapat mendatangkan berbagai macam permasalahan teknis.

Berbagai macam masalah teknis yang terjadi pada sepeda motor dapat mempengaruhi performa motor ketika digunakan. Salah satu kondisi yang terjadi karena tidak optimalnya performa mesin motor adalah motor kurang tenaga di tanjakan. Kondisi yang muncul tersebut dapat menyusahkan terutama bila digunakan didaerah yang memiliki banyak tanjakan. Kondisi motor yang kurang tenaga ketika berada di tanjakan tersebut dapat disebabkan oleh adanya kerusakan komponen seperti yang dijelaskan dibawah ini.

  • Vainbelt atau rantai yang bermasalah.

Salah satu Komponen sepeda motor yang dapat menyebabkan motor mengalami kekurangan tenaga saat menanjak adalah adanya masalah pada kabel penarik roda. Kabel penarik roda pada motor matic disebut sebagai vainbelt sedangkan pada motor manual disebut rantai. Penarik roda ini bertanggung jawab menyalurkan puturan yang dihasilkan oleh mesin kepada roda sehingga motor dapat melaju.

Masalah yang sering terjadi pada vainbelt dan rantai dan berpengaruh terhadap kondisi dimana motor kurang tenaga di tanjakan adalah kondisi dimana rantai dan vainbelt sudah tidak layak pakai lagi sehingga gigitan pada gear kurang maksimal. Untuk mengetahui adanya masalah pada vainbelt dan rantai dibutuhkan pemeriksaan rutin dan pengantian bila dirasa sudah rusak atau akan rusak.

Selain bermasalah, kondisi rantai yang tidak disetting dengan benar juga dapat memicu kurangnya tenaga saat menanjak. Untuk itu ada beberapa cara setting yang dapat mengatasi masalah motor tersebut yakni dengan cara menganti gear depan lebih kecil dan gear belakang lebih besar. Hal tersebut hanya berlaku khusus untuk sepeda motor manual.

  • Proses pembentukan energi yang kurang

Mesin sepeda motor dapat membentuk energi dan tenaga dorong yang dihasilkan melalui pembakaran bahan bakar. Apabila proses pembakaran bahan bakar ini bermasalah dapat menjadi penyebab tarikan motor berat. Tarikan motor yang berat dapat memicu kurangnya tenaga saat motor digunakan untuk menanjak. Proses pembakaran yang tidak optimal tersebut dapat disebabkan karena adanya kerusakan beberapa komponen seperti yang dijelaskan dibawah ini.

  1. Karburator, komponen yang berfungsi sebagai pencampur bahan bakar dengan udara pada jenis mesin motor karbu ini dapat mengalami masalah seperti kemasukan air, tersumbat oleh kotoran. Pembersihan pada komponen karburator ini dapat menjadi solusi yang tepat.
  2. Fuel Pump, fuel pump merupakan komponen yang terdapat pada mesin motor matic injeksi dan berfungsi untuk memompa bensin ke dalam injektor yang akan diteruskan ke bagain pembakaran. Permasalahan pada fuel pump ini dapat terjadi apabila cara merawat motor injeksi tidak dilakukan dengan benar. Tekanan yang kurang dapat menyebabkan mesin kekurangan bahan bakar sehingga tenaga yang dihasilkan akan sangat minim sehingga sangat akan menimbulkan motor kurang tenaga di tanjakan.
    Sponsors Link

  3. CDI dan Busi, CDI dan busi merupakan komponen mesin yang berfungsi dalam proses pengapian pada sistem pembakaran mesin. Adanya masalah pada komponen ini dapat menyebabkan pembakaran pada mesin tidak akan maksimal sehingga motor kurang tenaga meskipun gas sudah ditarik secara maksimal pada jalanan dengan kondisi yang menanjak. CDI yang bermasalah biasanya diketahui dengan munculnya suara ledakan ledakan dari mesin saat sepeda motor matic digunakan.
  4. Filter udara, Filter yang jenuh dan rusak dapat menyebabkan debu debu kecil masuk kedalam yang bila dibiarkan akan menghasilkan kerak sumbatan. Kerak sumbatan tersebut dapat menyebabkan aliran udara menjadi kurang optimal dan proses pembakaran akan menjadi bermasalah. Pembersihan komponen filter udara secara rutin dapat mencegat terjadinya permasalahan teknis ini.
    Sponsors Link

  5. Kepala silinder, Kondisi kepala silinder yang kotor dan penuh kerak sisa pembakaran pada mesin dapat menyebabkan motor kurang tenaga ketika berada di tanjakan dan terasa sangat berat saat digas. Untuk mengatasinya, perlu pembongkaran dan pembersihan secara menyeluruh pada komponen kepala silinder ini yang harus dilakukan oleh mereka yang sudah ahli serta berpengalaman.
  6. Kopling centrifugal, bagian ini merupakan komponen yang terdapat pada mesin motor bebek. Kondisi kopling centrufugal ini apabila bermasalah dapat menyebabkan tarikan pada motor bebek menjadi berat saat di gas dan akan menimbulkan kurangnya tenaga motor saat melalui jalanan dengan kondisi yang menanjak. Untuk mengatasi hal tersebut anda perlu menganti komponen yang rusak pada kopling cetrifugal ini.

Beberapa kerusakan komponen yang terjadi pada sepeda motor diataslah yang menjadi penyebab motor mengalami kekurangan tenaga saat berada di tanjakan. Agar kondisi motor dapat kembali dengan optimal maka sebaiknya serahkan proses penyelesaian masalah motor ini pada tenaga ahli yang ada di bengkel resmi.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Teknis

Leave a Reply