Categories
Masalah Teknis

Motor Berasap Setelah Ganti Oli? Kenali Penyebabnya

Sepeda motor yang kian hari kian menjamur di Indonesia merupakan kendaraan yang paling merakyat. Untuk anda yang berencana membeli sepeda motor baru, anda perlu mengetahu sepeda motor tercepat di dunia dan sepeda motor bebek terbaik dan tercepat.

Selain itu, bagi anda para pecinta touring, anda perlu mengetahui motor yang cocok untuk Touring. Ada juga  motor yang cocok untuk wanita pendek yang bisa menjadi referensi anda untuk tetap nampak modis dengan sepeda motor.

Masalah umum yang sering terjadi adalah pada mesin. Untuk merawat sepeda motor, pemilik sepeda motor perlu mengetahui ciri-ciri motor harus ganti oli. Hal ini dikarenakan kualitas oli bisa menjadi penyebab motor berasap putih.

Sangat wajar knalpot mengeluarkan asap baik yang berwarna hitam dan putih jika oli yang digunakan sudah dalam kondisi tidak prima. Sehingga jika sepeda motor sudah berasap, pengendara perlu untuk mengganti oli mesinnya. Akan tetapi sering juga terjadi knalpot mengeluarkan asap padahal oli baru saja di ganti.

Pada sepeda motor yang sudah berumur di atas lima tahun, sering ditemukan motor berasap ketika baru di ganti oli. Hal ini terjadi kaena beberapa sparepart pada kendaraan sepeda motor sudah aus dan perlu di ganti. Berikut adalah beberapa hal yang menyebabkan mesin motor mengeluarkan asap ketika baru menggantikan oli.

1. Ring Piston

Pada mesin kendaraan sepeda motor yang sudah berumur, sering ditemukan ring piston yang sudah tipis. Hal ini dikarenakan ring piston tidak lagi mampu menahan oli yang bersirkulasi dalam mesin. Ring piston berperan mencegah oli mesin yang melumasi mesin masuk ke dalam area pembakaran.

Jika ring piston mulai menipis, sering terjadi kebocoran yang mengakibatkan oli mesin masuk area pembakaran. Jika oli ikut dalam proses pembakaran akan menyebabkan sepeda motor mengeluarkan asap putih dari knalpot. Ring piston yang sudah menipis juga merupakan penyebab motor matic berasap.

Ketika mengganti ring piston, cek juga kondisi piston. Jika piston nampak sudah menghitam maka akan lebih baik di ganti sekalian agar kinerjanya tetap prima. Piston sangat berperan penting dalam menghasilkan energi gerak pada motor.  

2. Salah Oli

Setiap sepeda motor sudah di desain dengan oli mesin pelumas tersendiri. Sehingga jangan coba-coba menggunakan oli khusus motor karburator untuk sepeda motor matic dan sebaliknya. Selain itu, jangan pernah menggunakan oli bekas untuk sepeda motor anda.

Meskipun oli tersebut masih nampak bersih, oli mesin yang sudah digunakan pasti sudah terkontaminasi dengan berbagai zat asing. Zat asing yang terkandung dalam oli bekas bisa menyebabkan knalpot mengeluarkan asap karena pembakaran tidak sempurna. Oleh karena itu, ketika akan mengganti oli, Pastikan oli yang digunakan oli yang tepat dan baru.

3. Oli Tercampur

Masalah yang ketiga ini biasanya terjadi pada pengguna sepeda motor yang mengganti oli secara mandiri dengan peralatan ala kadarnya. Hal ini sering mengakibatkan oli bekas yang dikeluarkan dari baut penguras masih tersisa di tanki oli mesin. Karena masih ada sisa-sisa oli lama yang sudah tercampur kerak-kerak sisa pembakaran, oli jadi tercampur. Percampuran oli baru dengan oli bekas akan mempercepat kualitas oli menurun dalam melumasi mesin-mesin.

Demikianlah beberapa hal yang sering menjadi pemicu kendaraan sepeda motor mengeluarkan asap meski baru saja digantikan oli. Oli memiliki peran penting dalam mesin motor. Sering kali permasalahan pada oli menyebabkan motor kurang tenaga, Tarikan motor ngeden, mesin motor berisik saat panas juga merupakan penyebab mesin motor ngelitik. Oleh karena itu sangat penting untuk menjaga oli agar motor tetap dalam kondisi yang prima.

Leave a Reply