Sponsors Link

Risiko Sembarangan Kencangkan Baut Pada Blok CVT Motor

Sponsors Link

Bagi sobat otomotif, mengutak-atik bagian sepeda motor adalah hal yang lumrah untuk dilakukan. Namun, ada beberapa bagian dari sepeda motoryang tidak boleh di bongkar secara asal-asalan. Salah satunya adalah pada bagian baut yang terdapat pada blok CVT motor.

Apakah sobat sudah pernah mengutak-atik bagian baut blok CVT motor sobat? Jika sudah pernah, maka mulai saat ini sobat harus lebih hati-hati jika ingin mengencangkan baut blok CVT motor. Mengapa harus demikian? Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit ulasan mengenai risiko sembarangan kencangkan baut pada blok CVT motor. block silinder motor merupakan bagian cukup penting.

Perlu sobat ketahui, bahwa baut pada blok CVT motor berbeda dengan baut yang terdapat pada blok mesin lainnya. Oleh karena itu, bagi sobat yang biasa membongkar CVT sendiri, maka sobat perlu lebih berhati-hati saat mengencangkan baut pada blok CVT motor.

Jangan sampai sobat asal-asalan dalam mengencangkan baut pada blok CVT ini. Karena jika sobat sembarangan dalam hal ini, maka sudah pasti akan menimbulkan risiko yang dapat membuat sobat mengeluarkan banyak biaya untuk memperbaikinya. cara perawatan cvt pada motor matic perlu diperhatikan.

Apakah sobat tahu risiko atau dampak dari sembarangan mengencangkan baut blok CVT motor? Baiklah langsung saya, agar sobat lebih jelas untuk mengetahui jawabannya. Berikut adalah risiko kencangkan baut pada blok CVT motor, yaitu:

Baut CVT bisa slek dan parahnya blok CVT bisa pecah

Risiko kencangkan baut pada blok CVT motor yang pertama yaitu, bahwa jika sobat asal-asalan mengencangkan baut pada blok CVT motor dapat membuat baut CVT bisa slek dan bahkan parahnya dapat mengakibatkan blok CVT motor bisa pecah.

Oleh karena itu, untuk mengencangkan baut pada blok CVT motor terutama pada motor matik tidak boleh sembarangan karena bisa fatal akibatnya. Dan jika sobat ingin mengencangkan baut pada blok CVT motor sebaiknya menggunakan kunci T8.

Jangan menggunakan pengencang baut bertenaga kompresor (impactdrill) karena hal ini akan membuat baut CVT patah. Jadi, jika kuncinya sudah berputar satu putaran setengah dan mulai berat, putar kunci perlahan dan berhenti bila sudah terasa kencang. Jangan menunggu sampai terdengar bunyi ‘krek’.

Karena jika menunggu sampai terdengar bunyi seperti itu, malah akan memperbesar risiko baut patah di dalam. Kalau baut patah di dalam malah bisa tambah repot karena harus  ke tukang bubur terlebih dahulu untuk memperbaikinya.

Nah, demikianlah beberapa informasi mengenai risiko sembarangan kencangkan baut pada blok CVT motor  yang telah berhasil saya rangkum dalam artikel yang saya buat pada kesempatan kali ini. Terima kasih, karena sobat telah meluangkan waktu sejenak untuk membaca artikel saya ini.

Semoga melalui artikel ini, saya dapat memberikan sedikit manfaat bagi sobat. Dan juga tentunya melalui artikel ini, semoga dapat menambah wawasan serta pengetahuan sobat. Mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan dihati sobat dalam penulisan artikel ini.

Sampai jumpa lagi di kesempatan lain pada artikel-artikel selanjutnya. Kenali kerusakan yang terjadi pada motor anda terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mencoba cara yang penulis berikan tersebut. Sekian dan terima kasih. Salam hangat selalu dari penulis.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Teknis

Leave a Reply