Sponsors Link

5 Efek Ganti Seher Motor Yang Perlu Diperhatikan

Sponsors Link

Seher atau piston atau yang biasa disebut dengan torak merupakan sebuah inti mesin dari kendaraan sepedah motor. Lantas mengapa disebut sebagai inti dari sebuah mesin kendaraan sepeda motor? Apabila seher mengalami gangguan, seperti lecet, ada goresan pada seher, maka akan sangat berpengaruh pada keadaan mesin kendaraan. Efek ganti seher motor yang paling terasa adalah pada performa kendaraan, misalkan saja seperti motor menjadi lebih sering mogok, ngebul, suara mesin kendaraan yang kasar, dan masih banyak hal lain lagi.

Sebelum lebih jauh membahas mengenai seher atau piston secara keseluruhan ini, seher terdiri dari seher itu sendiri, pen, clip pen dan ring seher. Pen seher merupakan sebuah penghubung antara crank shaf (stang seher) dengan seher itu sendiri. Clip pen seher merupakan pengunci pen seher agar pen seher dan sehernya itu sendiri tetap berada pada posisi nya, dan tidak bergeser pada saat bergerak.

Suku cadang saher sebenarnya mempunyai durabilitas dan tingkat kewaetan yang tinggi. Karena, seperti yang kita ketahui, saher merupakan jantungnya sebuah motor kendaraan. Saher yang kondisinya baik tentu akan menawarkan performa mesin kendaraan yang optimal, sebaliknya apabila saher mengalami kerusakan, maka dapat membuat motor tidak bisa dihidupkan kembali.

Apa Sajakah Ciri-Ciri Seher Rusak?

  1. Motor ngebul

Hal pertama yang dapat kita ketahui apabila seher sudah mulai bermasalah adalah keluarnya asap putih pada knalpot motor. Disaat oli bercampur dengan bahan bakar, maka terjadi kepulan asap yang keluar secara bersamaan dengan keluarnya gas sisa pembakaran yang berasal dari knalpot. Hal itu bisa menjadi penyebab rusaknya seher. Ada beberapa penyebab motor cepat ngebul yang salah satunya karena seher rusak.

  1. Tenaga mesin menurun

Ciri selanjutnya yang dapat dirasakan oleh pengguna motor adalah tenaga motor yang tiba-tiba menurun, walaupun gas sudah berada pada level yang tinggi. Hal tersebut terjadi karena komponen saher ataupun ringnya, sudah tidak kuat lagi untuk dapat mendorong secara optimal. Kompresi mesin menurun, sehingga menyebabkan proses pembakaran yang tidak sempurna serta menghasilkan tenaga yang kecil. Kemungkinan motor mengalami hal tersebut dikarenakan motor mengangkut beban yang melebihi kapasitasnya.

  1. Mesin yang susah untuk dapat dihidupkan

Tanda lain yang bisa kita rasakan adalah mesin yang susah pada saat dinyalakan. Hal ini disebabkan karena seher atau piston dan dinding silinder yang sedang bermasalah menyebabkan oli masuk ke ruang bakar, yang kemudian menimbulkan masalah baru seperti busi yang bemasalah yang menyebabkan motor susah untuk dihidupkan. Selain itu berdampak pada bau sangit asap knalpot kendaraan yang tidak enak. Penyebab motor susah distater salah satunya karena seher rusak.

  1. Oli mesin menjadi cepat habis

Oli mesin yang terbakar dikarenakan oleh motor yang mengeluarkan asap putih ini membuat volume oli yang ada pada mesin lama kelamaan akan menjadi habis. Sehingga, tanpa disadari lagi, oli mesin yang tersisa hanya akan membuat kondisi mesin kendaraan motor akan menjadi semakin parah.

Efek Ganti Seher Motor

Apabila ciri-ciri yang disebutkan diatas sudah dialami oleh pemilik kendaraan bermotor, maka sebagai pemilik motor haruslah menyiapkan dana tambahan lebih sebagai biaya perawatan. Seher yang sudah mengalami berbagai macam permasalahan, maka jalan satu-satunya yang haruslah ditempuh adalah dengan mengganti onderdil seher . Namun, penggantian onderdil seher motor, mempunyai beberapa dampak. Berikut penjelasannya.

  1. Motor menjadi getar

Efek samping dari penggantian seher motor ini adalah mesin motor menjadi getar. Kondisi tersebut terjadi disebabkan karena dinding pada bagian atas seher dan bagian permukaan bawah seher tidak merata atau ada bagian yang miring. Hal tersebut mengakibatkan, kondisi dinding seher yang miring menyebabkan pemberatan pada gerak seher dan menjadikannya seret, khususnya pada kondisi mesin yang panas. Ganti seher dapat menjadi salah satu penyebab vario bergetar saat tarikan awal.

  1. Garansi mesin hangus

Efek lain yang diakibatkan setelah penggantian seher motor adalah hilangnya garansi mesin yang telah diberikan oleh distributor kendaraan tersebut kepada pengguna. Kondisi tersebut muncul dikarenakan adanya perubahan komponen bawaan setiap seher yang dirakit oleh perusahaan berbeda dan menggugurkan garansi seher pada motor bawaan.

  1. Resiko mengalami kerusakan yang tinggi apabila tidak dirawat dengan baik

Penggantian seher motor tentu akan berdampak pula pada komponen mesin yang juga sedikit berubah. Kondisi berubahnya komponen seher, apabila terus dipaksakan untuk menghasilkan tenaga yang besar dan kecepatan yang lebih tinggi, maka lama kelamaan dapat mengalami kerusakan. Bukan hanya mengalami masalah teknis biasa, melainkan bisa juga beresiko pada kerusakan mesin yang lebih besar. Oleh sebab itu, maka perlulah menyadari penanganan dan perawatan yang tepat agar hal tersebut tidak terjadi.

  1. Motor menjadi lebih cepat panas

Kondisi komponen seher yang berbeda, maka akan mengakibatkan kinerja dari seluruh komponen mesin motor akan dipaksa untuk dapat bekerja lebih keras lagi untuk menghasilkan tenaga yang maksimal. Kondisi kinerja motor yang dipaksakan tersebut menimbulkan efek samping yang berupa motor cepat panas. Peningkatan panasnya motor ini berpengaruh pada berbagai hal yang dapat meningkatkan kerusakan teknis pada motor yang lebih besar hingga penggantian sparepart lain yang lebih besar.

  1. Timbul getaran lebih pada motor ketika digunakan

Getaral berlebihan tersebut terjadi disebabkan karena gesekan berlebih antara piston atau seher dengan dinding silinder. Adanya gesekan berlebihan ini, mengakibatkan timbulnya vibrasi yang berlebih pada kendaraan.

Itulah beberapa hal yang terjadi apabila efek ganti seher motor yang dikarenakan seher sudah mulai rusak. Ada baiknya apabila kendaraan bermotor rutin dilakukan pemeriksaan berkala pada bengkel guna menghindari kemungkinan terburuk yang terjadi pada seher sepeda motor.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Masalah Teknis

Leave a Reply