Sponsors Link

Tutup Radiator Motor : Penjelasan dan Fungsinya

Sponsors Link

Bagi sobat semua penggemar otomotif terutama kendaraan roda dua atau motor tentunya sudah tidak asing lagi dengan komponen yang satu ini ya sobat, yakni tutup radiator motor. Karena seperti yang sudah kita ketahui bersama, komponen yang satu ini cukup penting keberadaanya pada kendaran anda.

ads

Namun tidak sedikit soat diantara penggemar otomotif itu sendiri yang salah menafsir bahwasannya komponen yang satu ini hanya hanya berfungsi sebagai penutup lubang pengisian coolant atau air radiator. Jika anda beranggapan seperti hal tersebut, anda salah besar ya sobat karena seyoginaya komponen yang satu ini memiliki sejumlah fungsi yang sebelumnya anda tidak menyadarinya. Untuk lebih jelasnya mengenai tutup radiator motor tersebut, yuk sobat langsung saja kita simak ulasan berikut ini dengan seksama.

Seperti yang sudah kita ketahi bersama sobat, bahwasanya setiap kendaraan roda dua atau motor pastinya memiliki tutup radiator atau radiator cup. Walaupun benda yang satu ini berukuran kecil, namun ternyata cukup berpengaruh pada kendaraan anda. Karena jika terjadi kegagalan atau kerusakan pada komponen yang satu ini akibatnya bisa sangat fatal pada kendaraan anda. Sistem pendingin mesin yang berisi cairan bersirkulasi dalam ruang tertutup mulai dari radiator, selang, saluran air di blok mesin ( water jacket ) hingga pompa air pada kendaraan anda.

Adapun beberapa fungsi lain dari tutup radiator motor tersebut antara lain adalah sebagai berikut :

  • Sebagai komponen yang berfungsi untuk menjaga tekanan di dalam ruang sirkulasi ai atau coolant. Tekanan tertinggi yang diperbolehkan dalam ruang sirkulasi dibutuhkan agat titik didih air dapat di tinggikan.
  • Sebagai komponen yang berfungsi untuk menutup radiator agar lubang radiator tersebut tidak kemasukan benda yang bisa membuat kotor radiator tersebut.
  • Sebagai komponen yang berfungsi untuk pertahanan ideal dalam sistem pendinginan mesin agar pendingiann pada mesin kendaraan anda tidak mempengaruhi kinerja mesin itu sendiri.

Sistem radiator ini pada umumnya bekerja di ruang vakum, ukuran toleransi tekanan di dalamnya umumnya sudah dibuatkan standar nya sendiri dari pabrik yang memproduksinya. Selain itu, buka tutup portal radiator itu pun berdasarkan tekanan yang sudah di standarkan dalma sistem radiator tersebut.

Apabila tekanan di sistem radiator sednag berlebih karena adanya panas atau overheating,  maka pressure valve dan pressing spring akan bekerja membuka celah agar membuang tekanan berlebih tersebut ke reservoir. Hal yang sama juga akan terjadi apda saat pendinginan atau pada saat mesin dimatikan.

Nah sobat, pada saat inlah tutup radiator pada kendaraan anda sangat bermanfaat. Pasalnya, apabila tutup radiator anda tidak berfungsi dengan baik, maka bisa saja cairan radiator tersebut akan merembes ke komponen mesin yang lainnya yang bisa saja merusak sistem atau kinerja pada mesin tersebut.

Sponsors Link

Sekian informasi yang bisa penulis sajikan pada kesempatan kali ini mengenai tutup radiator motor. Semoga artikel ini bisa membantu dan banyak membawa manfaat bagi sobat semua yang membacanya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Terima kasih sudah berkunjung dan meluangkan waktu untuk membaca artikel kali ini. Jangan lupa untuk update terus perkembangan artikel – artikel terbaru berikutnya. Salam hangat selalu dari penulis

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Info Motor

Leave a Reply