Categories
Info Motor

Pakem Mana Antara Rem Motor Berkapiler 1 Piston dan 2 Piston

Untuk menghentikan laju motor, rem cakram motor adalah salah satu piranti yang terdapat pada semua jenis kendaraan. Dan keberadaan rem ini sanagtlah penting bagi semua kendaraan di jalanan. Nah, motor-motor yang bertebaran di jalanan di Indonesia memiliki perbedaan jumlah piston motor pada kapilernya. Piston kapiler cakram biasanya berjumlah satu atau dua unit.

Cakram dengan satu piston mayoritas mengisi segmen skitik dan motor bebek, sedangkan dua piston ada pada motor jenis sport. Lalu di mana letak perbedaan antara kedua jenis kapiler tersebut?

Soal peforma, kapiler dengan dua piston bisa dibilang cenderung lebih bagus dari kapiler satu piston. Penggunaan piston juga disesuaikan dengan segmen dan karakter motor tersebut. Maka tidak heran jika motor yang memiliki kapasitas cc yang sama, tetapi beda jumlah pistonnya.

Namun, tidak berarti kapiler dengan satu piston kurang bagus untuk motor anda. Rem yang memiliki kapiler satu piston juga bagus, namun bedanya adalah bahwa ukuran piston juga akan mempengaruhi peforma rem motor. Ini juga hasil riset yang sudah di uji sebelumnya. Meski menggunakan satu piston, ukuran piston di kapilernya lebih besar dari piston kapiler dua piston. Makanya, biaya produksi bisa ditekan tapi eforma juga tetap oke.

Kapiler dengan satu piston akan lebih optimal bila disematkan pda mesin motor berkapasitas maksimal 150 cc, sedangkan rem yang memiliki kapiler dengan dua piston akan optimal kinerjanya jika diaplikasikan pada motor yang memiliki mesin berkapasitas 250 cc.

Dan rem yang memiliki kapiler satu piston ini biasanya di aplikasikan pada motor dengan kapasitas mesin yang sedang karena jika rem yang memiliki kapiler dua pisston jika di aplikasikan pada motor yang memiliki kapasitas mesin yang sedang. Maka hal juga bisa membahayakan pengemudi motor tersebut karena, kinerja rem tidak seimbang dengan daya laju motor.

Begitu pula dengan rem berkpiler dua piston, bila diaplikasikan pada motor yang memiliki kapasitas komponen mesin motor besar. Rem kapiler dua piston ini akan bekerja secara maksimal dan sempurna, karena laju motor dan kinerja rem seimbang. Jika dipasang rem berkapiler satu piston pada motor bermesin besar maka hal yang kan terjadi adalah rem tidak akan bisa menghentikan laju motor secara maksimal.

Lalu anda juga harus merawat rem pada motor anda secara rutin. Contohnya, anda harus selalu mengecek kondisi oli rem agar tidak kehabisan. Jika oli rem sampai kehabisan dan anda tidak mengetahuinya maka rem akan blong dan membahayakan anda.

Kemudian, perisa selalu kampas rem, pemeriksaan kampas rem juga perlu anda lakukan karena kampas rem juga memiliki peranan pada rem kendaraan baik itu rem berkapiler 1 piston maupun dua piston. Kemudian anda dapat memastikan apakahselang oli untuk rem rusa atau tidak karena jika selang rem mengalami kebocoran juga akan bisa membuat kinerja rem berkurang.

Demikian artikel yang dapat saya ulas kali ini mengenai rem berkapiler 1 piston dan 2 piston. Semoga artikel kali ini dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita semua. jangan abaikan keselamatan karena keselamatan dimulai dari hal yang kecil seperti mengecek kondisi motor.

Leave a Reply