Sponsors Link

Komponen Shock Belakang Motor : Penjelasan dan Fungsinya

Sponsors Link

Komponen shock belakang motor. Jika berbicara mengenai otomotif tentunya kita akan berbicara mengenai komponen yang ada dalam ototmotif itu sendiri, karena seyogianya setiap benda atau barang otomotif tentunya tidak akan terlepas dari komponen otomotif itu sendiri. Setuju ya sobat.

ads

Sobat semua, jika berbicara mengenai komponen otomotif seperti komponen shock depan motor dan komponen shock belakang motor, tentunya komponen yang satu ini sudah tidak asing lagi buat anda pecinta atau penggemar otomotif tersebut. Namun apabila ada diantara sobat semua yang tidak terlalu paham betul akan komponen shock pada motor ini, tidak usah kuatir ya sobat karena pada kesempatan kali ini penulis akan menjelaskannya untuk anda. Berikut ulasannnya secara lengkap.

Pada umumnya shock pada motor mempunyai fungsi untuk mengurangi getaran atau kejutan yang anda rasakan pada saat anda melewati jalanan yang berlobang atau jalanan yang tidak rata. Untuk itulah keberadaan shock ini sangatalah penting fungsinya bagi kendaraan anda. Shock pada motor terdiri atas dua jenis, yaotu shock depan dan shocok belakang. Namun yang akan menjadi pembahsan kita kali ini adalah mengenai komponen shock belakang motor ya sobat. Yuk kita simak ulasan berikut ni dengan seksama.

1. Shaft

Komponen shock belakang motor yang pertama adalah shaft. Komponen yang satu ini sangat penting seperti halnya komponen mesin motor, yang biasanya disebut dengan piston road. Adapun fungsi dari shaft ini adalah sebagai laju penopang piston dan juga sebagai dudukan piston. Jarak main dari sebuah shock ini juga ditentukan oleh panjang pendeknya shaft ini.

2. Shims dan Piston

Komponen shock belakang motor yang kedua adalah shims dan juga piston. Adapun fungsi utama dari shims dan juga piston ini adalah sebagai komponen yang bertugas untuk pengatur sirkulasi oli di bagian dalam tabung agar dapat bekerja dengan baik dan menunjang kinerja komponen lainnya. Mengingat fungsi oli secara umum tidak akan bisa bekerja dengan baik jika bagian lainnya terdapat masalah.

3. Spring

Komponen shock belakang motor yang ketiga adalah spring. Biasanya spring ini disebut juga dengan per dan juga ulir. Adapun fungsi utama dari spring ini sendiri adalah untuk menahan beban kendaraan dan juga mempunyai fungsi lain untuk membantu proses rebound. Untuk itu anda wajib memahami dampak buruk terhadap motor jika beban berlebihan, komponen yang pertama kali terdampak adalah shock itu sendiri.

4. Piggy Back

Komponen yang keempat adalah piggy back. Piggi back ini adalah komponen pada shock belakang motor yang berbentuk seperti tabung yang biasanya terletak diagina luar shock itu sendiri. Adapun fungsi dari komponen yan satu ini adalah untuk menampung oli yang akan mengisi ruang shock belakang pada motor anda. Selain itu, fungsi lainnya adalah untuk menampung oli, bisanya piggy back ini juga digunakan sebagai penampung berbagai nitrogen.

5. Eye

Komponen yang kelima adalah bernama eye. Komponen yang satu ini disebut dengan eye dikarenakan eye ini memiliki bentuk bulat yang didalamnya memiliki karet yang nanitnya karet tersebut digunakan untuk masuk kedalam baut pemegang shock belakang motor anda tersebut. Karena bentuknya yang unik tersebut, eye ini sering disebut dengan nama “ anting – anting “ .

Sponsors Link

Oke sobat semua, sekian informasi mengenai komponen shock belakang motor yang bisa penulis bagikan buta sobat semua pada kesempatan kali ini. Semoga artikel kali ini bermanfaat bagi sbat semua yang sudah dan akan membacanya. Sampai ketemu diartikel selanjutnya ya sobat. Salam hangat, salam otomotif selalu.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Info Motor

Leave a Reply