Sponsors Link

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Premium dan Pertalite Pada Motor

Sponsors Link

Akhir – akhir ini sering kita lihat ya sobat bahwasanya penggunaan pertalite lebih mendominasi para pengguna kendaraan sepeda motor jiak dibandingkan dengan premium. Hal ini tentunya didukung atau diakibatkan oleh faktor langkanya bahan bakar  berjenis premium tersebut.

ads

Bahkan wacananya bahan bakar berbubsidi seperti premium ini akan dihapuskan dari pasaran dan akan digantikan oleh beberapa jenis bahan bakar yang lainnya, yakni seperti pertalite. Ketahui juga mengenai bahan bakar pada motor boros bisa membuat kantong menjadi jebol.

Mungkin memang beberapa tahun yang lalu, pilihan akan jenis bahan bakar yang akan anda gunakan untuk kendaraan sepeda motor anda masih tergolong hanya beberapa jenis saja, namun untuk sekarang ini sudah ada  banyak pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan juga kodisi keuangan anda tentunya. Dan yang paling banyak diminati saat ini adalah pertalite sebagai pengganti dari bensin premium.

Adapun premium dan pertaliter tersebut merupakan salah satu jenis BBM berjenis bensin atau petrol  gasoline keluaran pertamina yang digunakan untuk bahan bakar kendaraan bermotor dengan spesifikasi mesin bensin. Lantas apa saja kelebihan dan kekurangan menggunakan premium dan pertalite pada motor atau kendaraan roda dua tersebut. Berikut ulasannya untuk anda.

Kelebihan Menggunakan Premiun Daripada Pertalite

Adapun kelebihan menggunakan premium dari pada pertalite antara lain adalah sebagai berikut :

  • Bahan bakar premium memiliki harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan pertalite.
  • Memiliki tingkat emisi yang lebih rendah jika dibandingkan dengan pertalite.
  • Namanya tentunya lebih dikenal oleh masyarakat dari pada pertalite, karena pertelite ini belum terlalu lama muncul dan dikenal oleh masyarakat.

Kekurangan Menggunakan Premiun Daripada Pertalite

Adapun kekurangan menggunakan premium dari pada pertalite antara lain adalah sebagai berikut :

  • Penggunaan premium dalam mesin berkompresi tinggi, akan menyebabkan knocking. Knocking menyebabkan tenaga mesin berkurang sehingga akan terjadi pemborosan atau inefisiensi.
  • Penggunaan pertalite memiliki oktan yang lebih tinggi. Dimana pertalite memiliki oktan senilai RON 90, sedangkan untuk premium adalah senilai RON 88 .
  • Dari segi tenaga atau akselerasi yang dihasilkan, karena pertalite memiliki RON yang lebih tinggi, maka sudah pasti pertalite ini memiliki akselerasi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan premium.
  • Dari segi penghematan, meski tergolong memiliki RON yang lebih tinggi yakni 90, namun pemakaian pertalite ini lebih hemat dibandingkan dengan bahan bakar jenis premium yang hanya 88.
  • Dari segi keawetan mesin, karena memiliki RON yang lebih tinggi, maka tentunya lebih awet menggunakan bahan bakar yang berjenis pertalite ini.
  • Dari segi pembuatan, maka lebih hemat mengguanakna pertalite karena petalite memiliki kandungan sulfur maksimak 0.05 persen m / m, atau setara dengan 500 ppm, sedangkan pada bahan bakar premium, premium ebih banyak menggunakan komponen lokal, yang memiliki sulfur sebessar 0.5 persen m/ m atau setara dengan 1500 ppm.
Sponsors Link

Itulah sobat beberapa kelebihan dan kekurangan menggunakan premium dan pertalite pada motor yang bisa anda jadikan sebagai pertimbangan akan menggunakan jenis bahan bakar yang mana. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi refrensi. Sampai jumpa, salam hangat selalu dari penulis.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Info Motor

Leave a Reply