Sponsors Link

6 Fungsi Roller Pada Motor Matic yang Jarang Diketahui

Sponsors Link

Dari berbagai jenis sepeda motor di seluruh dunia yang ada di Indonesia, sepeda motor matic dan bebek menjadi dua jenis yang paling banyak dimiliki dan digunakan. Hal ini mungin dikarenakan adanya kelebihan dan kekurangan sepeda motor matic dan bebek yang lebih banyak keunggulannya dan cocok untuk jalanan Indonesia. Jika kita memilih satu dari dua jenis motor tersebut, matic saat ini sangat mendominasi sebagai sepeda motor yang memiliki penjualan paling tinggi.

ads

Sepeda motor matic menjadi populer diantaranya karena kemudahan dalam pengoprasian dan kemampuannya untuk bermanuver di daerah dengan jalan sempit khas pedesaan serta jalanan penuh kemacetan khas kota kota besar. Selain itu, motor matic juga lebih disukai karena kepraktisan penggunaannya serta kenyamanan yang diperoleh ketika mengendarainya. Berbagai varian sepeda motor matic yang terus diperbarui dengan fitur yang semakin berkembang juga menjadi salah satu peningkat minat tersebut.

Sebagai pemilik sepeda motor matic, melakukan cara merawat motor matic yang baik dan benar sangat perlu untuk menjaga agar kondisi motor tidak mengalami masalah teknis dan dapat digunakan secara optimal setiap saat. Selain melakukan proses perawatan yang benar, mengetahui berbagai macam fungsi dari komponen mesin motor matic yang salah satunya adalah roller. Berikut ini beberapa fungsi roller pada motor matic yang dijelaskan dalam uraian dibawah ini.

  • Mengatur besar kecilnya diameter pulley

Roller merupakan komponen mesin motor yang terdapat pada motor dengan jenis matic. Roller merupakan komponen vital yang terdapat dalam sistem CVT pada motor matic. CVT merupakan yang dapat menjadikan motor matic dapat berjalan tanpa perlu melakukan pengoperan gigi. Roller dalam sistem CVT tersebut ada pada bagan pulley depan dan pulley primer. Pulley merupakan alat mekanis yang digunakan untuk mendukung gerak dari vainbelt pada sepeda motor matic sebagai penghantar daya yang dihasilkan oleh mesin. Adanya roller tersebut menjadikan diameter pulley mengalami pembesaran dan pengecilan sehingga motor matic dapat bergerak.

  • Mengatur akselerasi pada sepeda motor

Fungsi roller pada motor matic selanjutnya adalah untuk mengatur akselerasi pada sepeda motor matic tersebut. Jika ingin mengorbankan akselerasi namun memperoleh top speed yang lebih tinggi maka dapat menggunakan roller yang lebih berat. Sedangkan untuk mendapatkan akselerasi yang lebih responsive namun dengan kondisi top speed yang lebih rendah maka dapat menggunakan roller yang yang lebih berat. Pengaturan penggunaan roller tersebut tergantung dari kebutuhan pemilih sepeda motor. Memperhatikan kondisi roller merupakan salah satu cara merawat mesin motor matic agar awet dan selalu berfungsi secara optimal.

  • Mempermudah pergerakan variator

Variator merupakan komponen motor matic yang bertanggung jawab dalam proses pegerakan dari sepeda motor tersebut. Dengan adanya roller dalam bentuk yang bulat dan sempurna maka proses pergerakan variator akan semakin mudah sedangkan jika roller dalam keadaan yang tidak bulat bahkan rusak dapat menjadikan pegerakan variator mengalami gangguan. Kondisi gangguna pda pergerakan variator tersebut akan menjadikan sepeda motor mengalami keadaan yang tidak mengenakan atau mengalami masalah pada laju dari sepeda motor.

Sponsors Link

Beberapa fungsi roller pada motor matic yang dijelaskan diatas, secara umum dapat ditarik kesimpulan bahwa roller memiliki peran yang penting pada motor karena jika ada masalah pada roller dapat menyebabkan laju dari sepeda motor matic mengalami gangguan. Oleh karena pentingnya peran roller tersebut maka setiap pemilik sepeda motor matic harus mengetaui ciri atau tanda adanya permasalah pada roller yang diantaranya adalah sebagai berikut ini.

  • Motor tidak nyaman untuk digunakan

Roller pada mesin sepeda motor matic sangat erat perannya pada pengerakan yang terjadi pada sepeda motor tersebut. Jika terjadi masalah pada roller maka dapat ditunjukan dengan adanya kondisi tidak nyaman ketika sepeda motor tersebut digunakan. Jika muncul gejala yang disebutkan tersebut maka sebaiknya perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut pada roller dan bila perlu melakukna pengantian pada roller tersebut.

  • Munculnya bunyi “kletek kletek

Salah satu pertanda utama yang dapat menunjukan bahwa kondisi roller sepeda motor matic sudah tidak dalam kondisi yang bagus adalah munculnya bunyi “kletek kletek” yang berasal dari mesin sepeda motor matic. Bunyi yang dihasilkan tersebut terdengar terutama ketika motor digunakan dalam tarikan gas yang besar. Munculnya bunyi tersebut dikarenakan putaran roller yang tidak normal ketika motor digunakan.

Sponsors Link

  • Motor matic menjadi boros bensin

Pertanda selanjutnya yang juga dapat menjadi perkiraan adanya kerusakan pada roller adalah ketikan motor matic menjadi boros bensin. Pertanda motor yang boros bensin ini bukan merupakan tanda utama dari adanya kerusakan pada roller. Keadaan bensin yang lebih boros pada motor matic dengan roller yang rusak tersebut karena sering terjadi betot gas.

Itulah beberapa penjelasan mengenai fungsi dari roller pada sepeda motor matic dan tanda tanda adanya kondisi roller yang rusak atau bermasalah. Agar keadaan roller selalu dapat terjaga maka roller harus diperhatikan dalam proses atau cara merawat motor matic yang benar. Ketika melakukan perawatan tersebut roller harus dibersihkan dan ketika mengetahui adanya masalah pada bentuk roller yang sudah tidak bulat sempurna maka roller harus segera diganti dengan komponen roller yang baru.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Info Motor

Leave a Reply