Sponsors Link

Cara Membuat Tubular Pada Motor Paling Lengkap

Sponsors Link

Halo soba, memodifikasi ataupun penambahan aksesoris pada motor kesayangan merupakan hal yang umum di lakukan bagi sebagian besar biker. Entah itu pemasangan aksesoris sederhana sebatas pendongkrak penampilan motor, ataupun juga aksesoris yang mampu memberikan fungsi lebih.

ads

Ada pula biker yang lebih berani dalam melakukan modifikasi seperti merubah bentuk bodi dan rangka motor secara keseluruhan demi mendapatkan tampilan yang benar-benar berbeda dan unik lain dari pada yang lain seperti yang di lakukan oleh para biker dan modifikator saat mengikut sertakan motornya dalam kontes modifikasi pada kelas ekstrim.

Nah salah satu aksesoris yang sedang marak saat ini pada kalangan biker adalah tubular. Sobat tentu sudah tidak asing ya dengan aksesoris satu ini, apalagi bagi sobat yang menjadi anggota komunitas maupun club motor yang gemar touring. Pemasangan tubular seakan sudah menjadi kewajiban karena memang fungsinya yang beragam, mulai dari pelindung mesin dan bodi motor ataupun sebagai tempat terpasangnya berbagai fariasi seperti fog lamp dan lain-lain.

Pemakaian tubular pada motor juga dapat memberikan kesan kekar dan gagah lho sobat, karena setelah memasang aksesoris ini motor sobat akan terlihat makin padat apalagi jika sobat memilih bentuk tubular yang menarik sehingga memberikan tampilan yang berbeda pada motor kesayangan. Bagaimana? Mulai tertarik dengan aksesoris ini?. Sebelum kita lanjut membahas cara membuat tubular pada motor mari kita terlebih dahulu membahas apa sih sebenarnya yang di maksud dengan aksesoris tubular ini.

Tubular berasal dari kata tube yang di sini merujuk pada pipa besi ataupun baja berongga yang di gunakan sebagai rangka motor. Tubular sendiri awalnya sangat jamak di gunakan oleh para freestyler di luar negeri sana sebagai pengganti rangka standar dari motor mereka karena rangka tubular dianggap lebih ringan dari pada rangka standar yang terbuat dari material yang lebih padat dan tentu saja berat.

Selain itu dengan menggati rangka tubular mereka dapat mendesain sedemikian rupa agar memudahkan saat mereka beraksi diatas motor. Penggunaan rangka tubular sebagai pengganti rangka standar juga marak pada ajang balap motor drag dengan tujuan mengurangi bobot keseluruhan dari motor. Namun ada pula yang menggunakan tubular sebagai pencegah terjadinya wheelie pada saat start dengan memasang tubular ini pada roda belakang.

Kembali pada pokok bahasan mengenai Cara Membuat Tubular Pada Motor. Jika sobat sudah bertekat ingin membuat tubular pada motor sobat, penulis sangat menyarankan untuk mulai mencari referensi desain sebagai acuan, karena pemilihan model dari tubular sangat berpengaruh pada hasil tampilan motor sobat nantinya. Sobat bisa menggambil contoh desain tubular seperti pada Ducati ataupun KTM.

Penulis sendiri dulu pada saat berniat membuat tubular beserta mencari tahu cara membuat tubular pada motor terinspirasi model tubular dari Yamaha Cage-Six. Karena penulis berpendapat desain-nya cukup simple namun tetap menarik dan sesuai dengan bentuk motor dari penulis.

Namun bisa juga sobat mencoba berkreasi dengan desain sobat sendiri. Sobat juga dapat mendesain tubular sobat sesuai bentuk rangka asli bawaan motor sobat. Contohnya bentuk deltabox yamaha Vixion. Nah setelah sobat mendapatkan gambaran bentuk dari tubular yang diinginkan berikut adalah cara membuat tubular pada motor.

Sponsors Link

Bahan Membuat Tubular

Berikut bahan – bahan yang dibutuhkan untuk membuat tubular :

  • Siapkan Pipa Besi

Sobat wajib menyiapkan pipa besi dengan panjang antara 2 – 5 meter ukuran 3/4 dengan ketebalan 1,8mm tergantung dari jenis motor dan berapa jumlah tubular yang ingin sobat buat. Biasanya untuk motor sport naked di butuhkan pipa yang lebih panjang dari pada tubular untuk motor sport fairing maupun motor matic. Semakin besar dan tebal pipa yang sobat gunakan juga akan berpengaruh pada bobot motor sobat setelah tubular ini terpasang.

  • Baut Mur dan Ring

Baut, mur, dan ring guna mengikatkan tubular pada rangka sobat setelah tubular jadi. Untuk ukuran baut sobat sesuaikan saja dengan kebutuhan dan jenis motor sobat.

  • Karet Pelapis Kaki Lemari

Ini digunakan sebagai penutup ujung dari tubular sobat agar air ataupun kotoran tidak mudah masuk pada tubular yang memiliki rongga (lubang) di tengahnya, ingat air dapat menyebabkan korosi pada tubular. Karet pelapis ini juga dapat sobat gunakan sebagai penutup di ujung pipa jika sobat menjadikan tubular ini sebagai frame slider maupun engine guard pada motor sobat agar terlihat lebih rapi dan tidak membahayakan diri sobat sendiri maupun orang lain karena biasanya ujung pipa besi ini tajam. Karet pelapis ini bisa sobat beli di toko bangunan dengan harga berkisar Rp.5000

ads
  • Tambahkan Aksesoris

Selain karet pelapis kaki lemari sobat juga bisa menggunakan aksesoris jalu roda. Harganya berfariasi, antara Rp.50.000 – Rp.300.000 tergantung merk yang sobat pilih. Menggunakan jalu roda sebagai ujung dari tubular juga dapat membuat tampilan tubular sobat lebih menarik nantinya. Beberapa teman dari penulis sendiri mencoba mengganti penggunaan jalu roda dengan jalu stang karena harganya yang lebih murah. Amplas guna membersihkan pipa besi dari sisa proses pemotongan dan pengelasan.

  • Dempul dan Cat

Sangat tidak menarik dan terkesan berantakan jika sobat menggunakan tubular yang tidak di cat. Cat sendiri juga di maksudkan agar pipa tubular sobat terhindar dari karat. Sedangkan dempul di gunakan untuk meratakan bentuk sambungan dari tiap pipa tubular sobat.

Untuk proses cara membuat tubular pada motor sendiri penulis lebih menyarankan pada sobat untuk menyerahkan tugas ini pada tukang las. Apa lagi jika sobat tidak berpengalaman dalam hal pengelasan besi. Karena pengerjaan yang asal-asalan dapat mempengaruhi bentuk dan kekuatan dadi tubular sobat. Namun jika sobat mampu melakukan pengelasan dan memiliki alat-alat yang mendukung proses cara membuat tubular pada motor. Langkah membuat tubular adalah sebagai berikut;

  • Ukur terlebih dahulu jarak dari tiap titik yang akan sobat jadikan mounting atau pegangan dalam memasang tubular. Akan lebih mudah jika sobat membuat mounting sesuai dengan braket dudukan baik rangka maupun braket mesin. Perlu diingat terkadang tiap titik mounting berbeda antara bagian kiri dan kanan sesuai dengan braket motor sobat.
  • Setelah itu potong pipa tubular sesuai dengan ukuran yang telah sobat dapatkan tadi. Pemotongan ini harus di lakukan dengan presisi.
  • Setelah seluruh proses pemotongan selesai sobat dapat melakukan proses penyambungan tiap bagian pipa dengan menggunakan las sesuai dengan desain tubular yang sobat pilih.
  • Begitu proses penyambungan selesai sobat akan mendapatkan bentuk kasar dari tubular. Kini saatnya proses merapikan atau finishing. Amplas terlebih dahulu pipa tubular guna menghilangkan kotoran sisa proses pengelasan yang biasanya berupa titik-titik kasar agar dempul dan cat dapat menempel sempurna nantinya dan terlihat lebih rapi tentunya. Oh ya, pilihlah warna cat yang sesuai dengan warna motor sobat. Atau sobat bisa juga memilih warna yang sangat kontras untuk tubular guna menampilkan hasil yang menarik.
  • Begitu seluruh proses diatas selesai kini sobat dapat melakukan pemasangan tubular pada motor. Yang harus di jadikan perhatian pada pemasangan tubular adalah kekencangan baut pengikat tubular pada rangka. Penulis menyarankan ganti baut mounting bawaan pada sobat dengan baut yang sedikit lebih panjang guna menjaga kekuatan pada saat tubular terpasang.
Sponsors Link

Itulah tadi artikel tentang cara membuat tubular pada motor. Penulis menyampaikan artikel ini berdasarkan pada pengalaman penulis sendiri saat tertarik menggunakan tubular untuk motor penulis. Bagi sobat yang tidak memiliki waktu senggang untuk melakukan proses cara membuat tubular pada motor sendiri mengingat proses yang diperlukan cukup memakan waktu dan keterampilan dapat juga membeli tubular dalam bentuk jadi yang sudah banyak di jual di toko fariasi. Semoga berguna.

Sponsors Link
, , , , ,
Oleh :
Kategori : Info Motor

Leave a Reply