Categories
Info Motor

Cara Membuat SIM Sebagai Kelengkapan Dokumen Kendaraan

Bagi Anda yang seorang pengemudi kendaraan bermotor jenis apapun, Anda harus memiliki surat ijin untuk mengemudikan kendaraan itu. Kita lebih mengenal surat ijin ini dengan nama SIM (Surat Izin Mengemudi). Setiap jenis kendaraan memiliki jenis SIMnya sendiri. Misalnya saja SIM C untuk pengemudi sepeda motor dan SIM A untuk pengemudi mobil.

Bisa dikatakan jika SIM ini adalah bukti bahwa Anda layak untuk mengendarai kendaraan bermotor Anda di jalan raya. Meskipun memiliki SIM adalah wajib, tapi tak sedikit yang tak memiliki SIM namun tetap mengendarai kendaraan mereka di jalanan. Padahal saat ini, cara membuat SIM sudah termasuk mudah, meski harus melalui beberapa proses terlebih dahulu.

Saat ini, bagi Anda yang belum memiliki SIM, Anda sudah dimudahkan dengan adanya layanan SIM online. Layanan ini bisa Anda gunakan baik untuk pendaftaran SIM baru maupun ketika Anda hendak memperpanjang SIM Anda yang habis masa berlakunya. Layanan ini terbatas hanya untuk SIM C dan SIM A saja.

Dengan adanya layanan SIM online ini, para pengemudi yang sedang tak berada di kota asalnya, entah karena pekerjaan, Pendidikan atau suatu hal yang lainnya tak perlu repot untuk kembali ke kampung halaman hanya untuk mengurus SIM mereka. Anda hanya perlu melakukan pendaftaran secara online kemudian mendatangi Polres (untuk pembuatan SIM baru) ataupun ke layanan SIM keliling (untuk perpanjangan SIM).

Berikut adalah cara yang bisa Anda gunakan sebagai panduan untuk membuat SIM Anda:

  1. Telah memenuhi syarat pembuatan SIM. Syarat tersebut diantaranya:
    – Usia minimum 17 tahun dan telah memiliki KTP
    – Sehat jasmani dan rohani
    – Bisa membaca dan menulis
    – Memiliki pengetahuan tentang peraturan lalu lintas dan dasar untuk mengendarai kendaraan sesuai jenis SIM yang ingin Anda buat.
    – Pastikan Anda berpakaian rapi dan bersepatu ketika mengurus permohonan SIM baru Anda.
  2. Menyiapkan berkas yang diperlukan untuk permohonan SIM baru.
    – Foto ukuran 3×4 2 lembar
    – Fotokopi KTP 2 lembar
  3. Melakukan pendaftaran permohonan SIM secara online yang dapat diakses di http://sim.korlantas.polri.go.id kemudian memilih menu “Pendaftaran SIM Online”. Ikuti proses pengisian data hingga selesai. Setelah proses pengisian data selesai, Anda akan mendapat email berisi bukti registrasi online yang telah tertera biaya yang harus dibayarkan.
  4. Datang ke Polres atau Kapolresta terdekat.
  5. Tunjukan bukti registrasi dan bukti pembayaran. Lalu Anda bisa membuat Surat Kesehatan berdasarkan ketentuan masing-masing Polres (meski ada yang memperbolehkan Surat Kesehatan dari Puskesmas). Biaya untuk membuat Surat Kesehatan bervariasi.
  6. Kumpulkan berkas permohonan SIM Anda yang telah dimasukan dalam map untuk di cek.
  7. Setelah semua syarat terpenuhi, Anda akan diminta untuk identifikasi dan verifikasi data berupa pengambilan sidik jari, foto dan tanda tangan Anda.
  8. Lalu Anda akan diminta untuk mengikuti serangkaian tes (tes praktek, teori, ataupun simulator) hingga Anda dinyatakan lulus. Bagi Anda yang hanya ingin memperpanjang SIM Anda, langkah ini tidak perlu Anda lakukan.
  9. Apabila Anda gagal dalam serangkaian tes itu, Anda akan diberikan kesempatan untuk tes ulang satu minggu setelahnya. Apabila gagal lagi, Anda akan diberikan tenggang waktu 14 hari hingga 30 hari.
  10. Tetapi apabila Anda lebih memilih untuk menyerah ketika gagal, Anda bisa melakukan penarikan pembayaran uang. Anda hanya perlu datang ke bank BRI dengan membawa bukti tidak lulus ujian pembuatan SIM dan juga bukti pembakaran administrasi pembuatan SIM Anda.
  11. Jika Anda sudah dinyatakan lulus dari serangkaian tes itu, Anda hanya perlu menunggu SIM Anda dicetak.

Sebenarnya cara untuk membuat SIM ini mudah. Hanya saja banyak pemohon yang gagal ketika mengikuti ujian pembuatan SIM. Entah itu saat ujian teori ataupun ujian praktek. Untuk itu sangat disarankan bagi Anda yang hendak membuat SIM baru untuk belajar terlebih dahulu tentang bagaimana cara mengemudi yang baik dan benar. Anda juga harus mempelajari tentang rambu-rambu lalu lintas yang ada sehingga tak kebingungan saat menjawab ujian pembuatan SIM.

Nah, itu tadi beberapa pembahasan mengenai langkah atau cara untuk membuat SIM. Kelengkapan kendaraan maupun dokumen kendaraan memang sangat penting untuk menjaminnya keamanan dan kenyamanan kita saat berkendara. Jangan lupa untuk selalu mengecek kondisi motor dan pastikan bahwa motor itu berada pada keadaan baik dan layak untuk dikendarai. Selain itu, penggunaan helm dan jaket tidak boleh digunakan, untuk memperkecil risiko cidera atau kerusakan pada saat mengalami hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan.

Semoga dengan adanya informasi ini dapat membantu Anda untuk menemukan informasi yang sesuai dengan yang Anda inginkan.

Leave a Reply