Sponsors Link

5 Fungsi Oli Samping Pada Engine 2 Tak Sepeda Motor

Advertisement

Sekilas mengenai mesin 2 tak

2 tak atau 2 stroke atau yang juga dikenal dengan istilah mesin dua langkah merupakan sebuah teknologi mesin terbaik yang pernah diciptakan. Mesin atau engine 2 tak mampu mengkombinasikan kubikasi yang kecil dan tidak terlalu besar, namun mampu menghasilkan tenaga dan juga torsi yang sangat besar. Hal ini menyebabkan kebanyakan mesin 2 tak disematkan pada banyak kendaraan bermotor yang memiliki performa yang tinggi.

Disebut sebagai mesin 2 langkah karena proses hisap dan juga buang yang terjadi di dalam mesin 2 tak hanya terjadi sebanyak 2 langkah saja. Ketika piston mengalami satu kali perputaran, yaitu berada di bawah, dan kemudian naik ke atas, maka satu siklus hisap dan buang sudah selesai, berbeda dengan mesin 4 tak yang membutuhkan 4 proses dalam satu siklus.

Proses siklus yang berbeda ini pula yang membuat bentuk silinder block dari mesin 2 tak pun berbeda. Pada mesin 2 tak, lubang buang dan juga lubang hisap berada pada boring atau blok silinder, dan bukan ditentukan oleh klep seperti pada mesin 4 langkah.

Oli samping pada 2 tak

Karena perbedaan struktur mesin dan juga langkah piston inilah, 2 tak pun memiliki sistem pelumas yang berbeda pula. Dalam 2 tak, terdapat dua jenis oli, yaitu :

  • Oli mesin (oli 4T / 4tak)

Oli mesin ini merupakan jenis oli yang sama seperi digunakan pada mesin 4 tak pada umumnya. Namun demikian, oli mesin yang digunakan pada mesin 2 tak ini hanya melumasi bagian transmisi saja, dan tidak ikut melumasi bagian silinder, seperti pada mesin 4 tak pada umumnya. Maka dari itu, biasanya oli mesin pada engine 2 tak jarang sekali diganti, karena memiliki beban kerja yang sangat ringan, dan tidak harus menghadapi gaya gesek yang berat.

Sponsors Link

  • Oli samping (oli 2T / 2tak)

Lalu bagaimana bagian silinder motor 2 tak bisa memperoleh pelumasan? Jawabannya adalah dengan menggunakan oli samping atau oli 2T. disebut sebagai oli samping, karena biasanya tabung untuk menyimpan oli 2T ini berada pada bagian sisi atau samping motor. Karena bagian silinder mesn 2 tak yang ikut melakukan proses hisap dan juga proses buang, maka secara otomatis, oli samping yang ikut melumasi bagian silinder akan ikut terbakar dan akan habis, sehingga perlu diganti secara rutin untuk mengoptimalkan pelumasan.

Oli samping sering digadang-gadang sebagai nyawa dari sebuah mesin 2 tak. Hal ini disebabkan karena oli samping merupakan oli yang ikut terbakar dan juga akan habis, sehingga ketika oli samping sudah habis, otomatis proses pelumasan pada piston tidak akan terjadi, sehingga akan menyebabkan piston menjadi macet dan akhirnya merusak bagian dinding silinder. Karena itu, oli samping memiliki peran vital pada engine 2 tak, dan memiliki banyak fungsi, seperti :

  1. Fungsi pelumasan pada engine 2 tak

Fungsi pertama dari oli samping pada engine 2 tak adalah fungsi pelumasan. Oli samping merupakan oli yang langsung masuk ke dalam silinder dan juga head dari engine 2 tak. Fungsi utamanya adalah untuk memberikan pelumasan pada bagian silinder, yang tentu saja tidak dapat dilakukan oleh oli mesin biasa (oli 4T).

Sudah bukan rahasia umum, apabila mesin, terutama bagian silinder adalah bagian yang memiliki gesekan yang sangat cepat, kuat dan dilakukan dalam waktu yang sangat lama, sehingga untuk mengoptimalkan gesekan yang tejadi pada bagian silinder, maka dibutuhkan pelumasan yang optimal. (baca juga: manfaat rem hidrolik pada motor)

  1. Mempengaruhi performa dari mesin 2 tak

ads

Oli samping merupakan jenis oli yang bisa dilakukan penyetingan atau penyetelan. Artinya, tingkat keborosan dari seuatu oli samping, serta jenis oli samping yang digunakan bisa kita sesuaikan dengan spek dan juga kebutuhan motor. Semakin baik kualitas oli samping, serta semakin pas penyetelan jumlah oli samping yang ikut masuk ke dalam silinder dan terbakar, maka performa dari mesin 2 tak akan menjadi semakin optimal dan juga sempurna.

Kesalahan dalam penyetelan dan kualitas oli samping yang buruk dapat menyebabkan mesin menjadi ngebul, jelaga atau carbon menumpuk pada bagian head dan kepala piston, serta mesin menjadi lebih boros, baik dalam penggunaan BBM maupun penggunaan oli sampingnya.

  1. Menjaga agar bagian silinder dan head performanya terjaga

Fungsi berikutnya dari oli samping pada mesin 2 tak adalah untuk mejaga performa bagian silinder dan juga head. Seperti kita ketahui, silinder dan juga bagian head membutuhkan proses pelumasan yang optimal, sehingga piston atau seher tidak mengalami kemacetan, yang tentu saja dapat mengganggu performa dari mesin 2 tak.

  1. Mencegah keausan pada bagian silinder, dan head

Ya, kehabisan oli samping dapat berakibat sangat fatal. Hampir dipastikan ketika mesin 2 tak bekerja tanpa menggunakan oli samping, akan menghancurkan bagian silinder, seperti baretnya dinding silinder, ring piston yang aus, serta kruk as yang semakin aus. Untuk mencegah terjadinya hal ini, maka oli samping sangat penting dan harus dicek kadarnya, serta penyetelannya, agar tidak menyebabkan bagian-bagian mesin menjadi aus dan rusak.

  1. Sebagai pengharum

Tidak dapat dipungkiri, bahwa mesin 2 tak adalah produsen polusi tertinggi. Asap yang keluar, sebagai hasil dari proses pembakaran oli samping tidak jarang sangat mengganggu orang. Karena itu, beberapa produsen oli samping menambahkan sedikit parfum ke dalam produknya, agar asap dan hasil pembuangan mesin 2 tak menjadi lebih wangi, dengan jumlah asap yang sedikit, sehingga tidak mengganggu orang lain.

(baca juga: fungsi gear pada sepeda motor)

Advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Post Date: Tuesday 16th, February 2016 / 09:55 Oleh :
Kategori : Sparepart

Leave a Reply

Your email address will not be published.