7 Kelebihan Motor Kopling Manual

Advertisement

Siapapun pasti pernah mendengar mengenai sepeda motor kopling yang lebih nyaman daripada sepeda motor biasa. Mungkin yang ingin di ketahui adalah apa saja mengenai kelebihan motor kopling, dan sebelum membahas kelebihan motor kopling manual, dilihat perbedaannya antara kopling manual dengan tipe perpindahan transmisi yang lain.

Motor Kopling Manual

motor-kopling

Motor jenis kopling merupakan motor dengan sistem transmisi kopling manual. Motor dengan jenis kopling manual ini, membutuhkan kendali penuh dari pengendara untuk melakukan proses perpindahan gigi transmisi, baik menaikkan ataupun menurunkan.

Motor yang lebih sering diistilahkan dengan motor koplingan ini akan memutus atau menyambung putaran mesin secara manual, yang dikendalikan oleh tuas atau handle yang berada di sebelah kiri.

Kopling yang bekerja secara manual pada putaran mesin yang kemudian akan diteruskan menuju transmisi pada roda belakang, sehingga pada saat kanvas  yang berada pada kopling menyala dan merapat pada pada pelat  kopling akan menyebabkan transmisi dari engkol ke transmisi akan terputus jika kanvas pada pelat kopling terjadi kerenggangan.

Kelebihan Sepeda Motor dengan Sistem Perpindahan Transmisi Kopling Manual

1. Kendali Penuh Dalam Melakukan Perpindahan Gigi

Kelebihan yang pertama dari motor dengan sistem kopling manual adalah dapat mengatur perpindahan transmisi dari motor sesuai dengan selera. Karena dengan adanya kopling manual, maka pengendara akan memegang kendali penuh terhadap proses pemutusan dan penghubungan putaran mesin dengan sistem transmisi. Kendali tersebut berada pada tuas kopling yang berada pada sebelah kiri, yang akan membuat pengendara dapat memutus atau menyambung putaran mesin dengan transmisi setiap saat.

2. Motor Lebih Responsif

Kelebihan kedua adalah motor dengan sistem kopling manual lebih responsive. Hal ini dikarenakan pengendara dapat mengatur kapan melakukan pemutusan atau penghubungan putaran mesin. Apabila pada motor dengan kopling otomatis hanya akan responsive apabila pengendara memindahkan gigi pada rpm tertentu, maka hal ini tidak akan terjadi pada motor dengan kopling manual.

Pengendara juga bisa menahan tuas kopling untuk menambah tenaga, atau langsung melepas tuas kopling begitu memutar gas yang akan membuat sepeda motor ‘loncat’. Hal yang tidak akan pengendara temui pada motor kopling otomatis ataupun motor matic.

3. Perpindahan Gigi Menjadi Lebih Halus

ads

Kelebihan lain dari motor dengan kopling manual yaitu perpindahan gigi yang menjadi lebih halus. Hal ini merupakan dampak dari kelebihan yang pertama, dimana kendali penuh ada di tangan pengendara. pengendara juga dapat melakukan pemutusan hubungan putaran mesin dengan transmisi kapanpun yang diinginkan, sehingga ketika pengendara akan melakukan perpindahan gigi, transmisi pengendara sudah free dan terlepas dari putaran mesin yang akan menyebabkan perpindahan gigi yang menjadi lebih halus.

4. Proses Pengaplikasian Engine Break Lebih Mudah

Umumnya para pengendara pasti sudah pernah mendengar istilah engine break. Ini adalah salah satu teknik memperlambat laju kendaraan dengan memanfaatkan putaran mesin dari kendaraan.

Engine break dapat dilakukan ketika sedang melaju kencang, namun ingin melakukan proses perlambatan secara bertahap. Salah satu keunggulan dari motor dengan kopling manual adalah bisa mengaplikasikan engine break dengan mudah. Ketika sedang berjalan, cukup tarik penuh tuas kopling, kemudian lepaskan secara perlahan, hal ini akan membuat motor menjadi melambat sedikit demi sedikit. Atau dapat juga menurunkan gigi dan melepas tuas kopling secara perlahan agar bisa mendapatkan efek engine break yang sesuai dengan keinginan pengendara.

5. Biaya Yang Lebih Murah

Percaya atau tidak, biaya perawatan motor dengan kopling manual sebenarnya lebih murah dan lebih simple daripada kopling otomatis, apalagidengan motor yang full otomatis. Motor dengan kopling otomatis membutuhkan beberapa part seperti part ‘otomatis dan beberapa part lainnya. Begitu juga dengan motor matic yang memiliki part transmisi yang sangat banyak. Pada motor dengan kopling manual, tidak terdapat part – part yang banyak, hanya saja tuas kopling, penarik rumah kopling dan transmisi. Itu saja, tidak ada part CVT, Roller, Belt ataupun part lain. Hal ini secara tidak langsung akan mempengaruhi proses perawatan pada sector transmisi yang lebih murah.

6. Perawatan yang Mudah

Salah satu kelebihan motor kopling manual yang juga dimiliki oleh motor dengan sistem kopling otomatis. Perawatan yang mudah. Cukup mengganti pelumas secara rutin saja sudah bisa membuat bagian transmisi awet dan tahan lama. Berbeda dengan jenis motor matic, yang membutuhkan perawatan lebih, seperti penggunaan oli transmisi matic, dan pembersihan CVT serta komponennya yang ribet dan agak sulit dilakukan sendiri.

7. Faktor Keamanan

Pernahkah anda melihat, atau mengalami motor anda yang sedang berhenti melaju tidak terkendali karena tidak sengaja memutar gas pada saat posisi gigi tidak netral? Hal ini sangat membahayakan. Namun demikian, hal ini tidak akan pernah terjadi pada motor yang menganut sistem kopling manual. Hal ini disebabkan oleh mesin motor manual akan mati ketika berhenti pada posisi gigi yang tidak netral tanpa menekan tuas kopling.

 

Dari beberapa kelebihan yang dimiliki oleh sepeda motor dengan kopling manual, dapat dijadikan bahan refrensi bagi beberapa pengendara yang belum merasakan perbedaan dari ketigas jenis motor ini.

Motor Sesuai dengan Perpindahan Gigi atau Transmisi Jenis Lainnya

Sponsors Link

motor-matic

Motor matic, sesuai namanya mengadopsi proses perpindahan gigi secara otomatis, tanpa perlu repot lagi mengatur posisi gigi secara manual. Motor matic lebih bersifat praktis dan memudahkan pengendara dalam berkendara.

motor-bebek

Jenis motor ini banyak ditemukan pada motor – motor yang bertipe motor bebek atau cub. Motor dengan perpindahan transmisi semi otomatis ini memungkinkan perpindahan gigi atau percepatan diatur secara otomatis melalui mesin, namun tetap membutuhkan kendali manual terhadap perpindahan gigi, yaitu dengan menaikkan atau menurunkan tuas perseneling.

Advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

Post Date: Friday 20th, February 2015 / 03:56 Oleh :
Kategori : Review Motor

Leave a Reply

Your email address will not be published.